Bimker Lapas Sukamara Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar dan Pertanian

Kontribusi dari Pemasyarakatan Kalteng, 08 Agustus 2019 15:20, Dibaca 357 kali.


MMCKalteng - Sukamara - (08/08) Walaupun saat ini keadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara sangat memprihatinkan karena 17 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hanya di batasi oleh Pagar Ornames akibat robohnya tembok Lapas hal ini tidak membuat surut semangat Agus Syamsuardi (Kasubsie Pembinaan) untuk melaksanakan amanahnya sebagai Pembina bagi WBP dalam hal melakukan kegiatan positif dalam menjalani masa pidana didalam Lapas.

Saat dikunjungi Tim dari Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah, Agus mengatakan bahwa saat ini Lapas Sukamara mencoba mengembangkan 2 kegiatan pembinaan yakni budidaya ikan air tawar dan pertanian. 

(Baca Juga : Transformasi Meraih Kerja PASTI, Pemasyarakatan Kalimantan Tengah Laksanakan Tes Urine Pegawai)


Dikatakannya bahwa dari dua kegiatan tersebut, dirinya dibantu 2 orang petugas dari subsie pembinaan dan 3 orang petugas dari penjagaan yang memback up 13 orang WBP yang terlibat dalam kegiatan pembinaan yang kita lakukan. 

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa untuk budidaya ikan air tawar pihaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Perikanan setempat yang kala itu menyerahkan 1000 ekor bibit ikan nila dimana 50 ekor diantaranya merupakan indukan. Alhamdulillah saat ini sudah berjalan hampir dua bulan dimana ikan tersebut sudah mulai besar. Dan hasil ini pun kita laporkan dan mendapar respon positif dari Wakil Bupati. Menurut Agus kedepan Pemerintah Daerah Sukamara melalui Dinas Pertanian setempat telah mengusulkan ke Kementerian Perikanan agar bisa memberikan bantuan kolam bioplog ke Lapas Sukamara dan mudah-mudahan ini terealisasi dengan cepat, terang Agus.

Sementara untuk Pertanian pihaknya memilih lokasi dihalaman depan Lapas, walaupun area yang ada cukup lumayan luas, tetapi karena terbatasnya sarana dan prasarana yang ada, belum lagi WBP yang ada hanya sedikit maka sekitar 800 M2 saja yang mampu kita garap untuk ditanami tanaman palawija. 

Kepala Lapas Sukamara (Asmuri) mengatakan bahwa untuk mengembangkan kegiatan pembinaan pihaknya mengalami kendala kendala baik itu tidak adanya anggaran yang tersedia selain itu keadaan Lapas yang tidak memungkinkan. Hanya ini yang mampu kita perbuat, setidaknya bisa melakukan kegiatan pembinaan yang tentunya bisa menjadi manfaat positif baik bagi petugas maupun bagi warga binaan.

Sementara Kepada Divisi Pemasyarakatan (Hanibal) yang diwakili Kasubsi Pembinaan (Pirhansyah) mengapresiasi langkah yang telah dilakukan pihak Lapas Sukamara. Walaupun saat ini keamanan Lapas menjadi tugas utama akibat robohnya tembok keliling, akan tetapi tugas pembinaan juga harus tetap dilakukan mengingat tugas utama Lapas yakni sebagai tempat pembinaan. Create : Subbid Pembinaan, TI dan Kerjasama.

Pemasyarakatan Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook