Gubernur Agustiar Sabran Turun ke Seruyan, Salurkan Bantuan di Seruyan Raya, Danau Seluluk, dan Hanau

Kontribusi dari Widia Natalia, 04 Oktober 2026 20:00, Dibaca 62 kali.


 

 

(Baca Juga : Pimpin Rapat Persiapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024, Herson B Aden : Pastikan Pemilu Berjalan Aman)

MMCKalteng – Seruyan – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran turun langsung menemui masyarakat Kabupaten Seruyan, Minggu (4/10/2026), sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, total sebanyak 4.200 paket bantuan pangan disalurkan di tiga kecamatan, yakni Seruyan Raya 1.000 paket ditambah bantuan pribadi dari Gubernur sebanyak 500 paket, Danau Seluluk 1.000 paket, dan Hanau 1.000 paket ditambah bantuan pribadi dari Gubernur 700 paket. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.


Tak hanya pangan, Pemerintah Provinsi Kalteng juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Huma Betang Sejahtera sebesar Rp250 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan diberikan kepada 378 penerima di Seruyan Raya, 506 penerima di Danau Seluluk, dan 907 penerima di Hanau.

Di tengah tekanan kabut asap dan kebutuhan air bersih, pemerintah juga membawa bantuan yang langsung dibutuhkan warga. Sebanyak 10.800 liter air bersih didistribusikan, terdiri atas 2.000 liter untuk Seruyan Raya, 4.800 liter untuk Danau Seluluk, dan 4.000 liter untuk Hanau. Warga juga mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, masker, dan vitamin.

Gubernur menegaskan, bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kelayakan warga, bukan berdasarkan latar belakang politik maupun pilihan dalam Pilkada. Ia meminta proses verifikasi penerima Kartu Huma Betang Sejahteradiperbaiki agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat.


“Yang berhak menerima, harus menerima. Tidak melihat siapa yang menang dan siapa yang kalah,” tegas Agustiar dalam pertemuan dengan warga.

Menurut Agustiar, Kartu Huma Betang Sejahtera bukan sekadar bantuan tunai. Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, bantuan pangan, dan perlindungan sosial, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan. Warga yang merasa layak tetapi belum terdata diminta melapor melalui pemerintah desa, kecamatan maupun kanal Lapor Pak Gub untuk diverifikasi dan divalidasi kembali.

Pemerintah juga menyiapkan tindak lanjut yang lebih jauh. Warga yang memiliki keterampilan seperti menjahit, membuat kue, atau merias pengantin didorong mengikuti pelatihan dan mendapatkan dukungan permodalan agar bantuan tidak berhenti sebagai solusi jangka pendek, tetapi berkembang menjadi sumber penghasilan.

“Kalau masyarakat bahagia, itu kebahagiaan kami. Tugas gubernur dan bupati adalah membuat masyarakat bahagia,” kata Agustiar.

Sementara itu, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian untuk memastikan warga tetap terlindungi di tengah kondisi yang dihadapi. Ia juga mengajak masyarakat yang merasa berhak memperoleh Kartu Huma Betang Sejahtera untuk mengajukan diri melalui pemerintah desa dan kecamatan agar dapat dilakukan verifikasi dan validasi.

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Kalteng yang turun langsung ke masyarakat dan menyalurkan bantuan di sejumlah titik di Kabupaten Seruyan. Ia berharap bantuan tersebut memberi manfaat nyata sekaligus memperkuat kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Kunjungan tersebut turut didampingi unsur Forkopimda, DPRD Kalteng, perangkat daerah, camat, serta jajaran terkait.(WDY/Foto:RN)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter