Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 29 Agustus 2026 10:39, Dibaca 388 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Agung Nurul Yaqin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Sabtu (29/8/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Yaqin, Kuala Pembuang, tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan, Supian dan berjalan khidmat dan penuh suasana religius dengan dihadiri ribuan jamaah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah SAW dan Menjaga Aqidah Serta Ukhuwah Islamiyah.” Tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
(Baca Juga : Rayakan Hari Jadi ke-64, Pj. Bupati Harap Kobar Makin Maju dan Berdaya Saing di Masa Depan)
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PHBI, pengurus Masjid Agung Nurul Yaqin, panitia pelaksana serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
“Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus Masjid Agung Nurul Yaqin dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Supian.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau agenda rutin setiap bulan Rabiul Awal. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi sarana untuk merefleksikan kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda rutin tahunan di bulan Rabiul Awal. Lebih dari itu, kita berharap momentum ini semakin memupuk kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, meneladani uswatun hasanah beliau, serta memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT,” katanya.
Wakil Bupati Supian juga mengajak masyarakat Kabupaten Seruyan untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai contoh dalam membangun hubungan yang baik, baik dalam keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian dan kasih sayang, menurutnya, merupakan sikap yang sangat penting untuk terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus kita hadirkan dalam kehidupan kita. Kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian dan kasih sayang bukan hanya menjadi nilai yang kita dengarkan dalam tausiyah, tetapi harus kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Selain memperkuat keimanan, peringatan Maulid Nabi juga dinilai menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kebersamaan antarmasyarakat. Wakil Bupati berharap semangat persaudaraan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dijaga sehingga tercipta suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai dan harmonis.
Sementara itu, tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Awaludin Pimay. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan berbagai keteladanan Rasulullah SAW yang dapat diterapkan umat Islam dalam kehidupan, khususnya dalam menjaga keimanan, memperbaiki akhlak serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.
Tausiyah tersebut mendapat perhatian para jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Melalui penyampaian pesan-pesan keagamaan tersebut, jamaah diajak untuk semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW serta menjadikan kehidupan dan akhlak beliau sebagai contoh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan kehidupan masyarakat. Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial, mempererat persaudaraan serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kemudian ditutup dengan doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan keberkahan, keselamatan, kesehatan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat serta Kabupaten Seruyan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Masjid Agung Nurul Yaqin, serta masyarakat dari berbagai wilayah. Kehadiran ribuan jamaah menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Seruyan.(MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.