Sekilas Info
Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 02 September 2026 11:27, Dibaca 86 kali.
MMCKalteng - Palangka Raya - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengembangkan potensi sektor kelautan dan perikanan. Kedatangan rombongan KADIN disambut langsung oleh Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Sri Widanarni beserta jajaran di ruang kerja Kepala Dislutkan. Senin (31/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategi untuk menggali berbagai potensi kelautan dan perikanan Kalimantan Tengah, sekaligus mengidentifikasi peluang kerja sama yang dapat dikembangkan melalui dukungan investasi, teknologi, infrastruktur, serta penguatan konektivitas dan logistik. Tim KADIN Prov. Kalteng yang hadir dalam audiensi tersebut terdiri dari Wakil Ketua Umum Bidang Perikanan Supeni Wirawati , Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan Frans Irawan , Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup Desivera , serta Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Nona Sartika .
(Baca Juga : Staf Ahli Gubernur Kalteng Tekankan Nilai Huma Betang dan Arah Pembangunan dalam Ceramah MTSL)
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan KADIN Supeni menyampaikan keinginannya untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Kalimantan Tengah. Informasi tersebut meliputi potensi sumber daya, bentuk pemanfaatan, kebutuhan infrastruktur, kondisi konektivitas dan logistik, berbagai kendala yang dihadapi, hingga peluang investasi yang dapat melibatkan dunia usaha.
KADIN juga menyampaikan komitmennya untuk melibatkan peran dalam menjembatani potensi yang dimiliki daerah dengan para pelaku usaha dan calon investor.
“Melalui jejaring dunia usaha yang dimiliki, KADIN diharapkan dapat membantu membuka peluang kerja sama bagi berbagai potensi kelautan dan perikanan yang membutuhkan dukungan investasi, teknologi, infrastruktur, maupun penguatan sistem logistik,” terang Supeni.
Menyanggapi hal tersebut, Kepala Dislutkan Sri Widanarni menyambut baik kunjungan dan inisiatif KADIN Prov. Kalteng dalam membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan serta inisiatif KADIN Kalimantan Tengah dalam membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah. Potensi kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah cukup besar dan tentunya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, dunia termasuk usaha dan investor, agar dapat berkembang secara optimal,” ujar Sri Widanarni.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Widanarni juga memaparkan sejumlah program pemerintah pusat yang menjadi perhatian dan peluang untuk dikembangkan di Kalimantan Tengah. Program tersebut antara lain Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan Mina Padi, serta sistem budidaya ikan berbasis Bioflok. Menurutnya, berbagai program tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu mendorong kemajuan kawasan masyarakat nelayan secara terpadu. Sementara itu, pengembangan Mina Padi dan sistem Bioflok menjadi alternatif budidaya perikanan yang dapat meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi dan sumber daya secara lebih efisien,” terangnya.
Selain membahas berbagai program pengembangan, Kepala Dislutkan juga menyampaikan kondisi sejumlah infrastruktur perikanan di Kalimantan Tengah, khususnya pelabuhan perikanan, yang hingga saat ini pemanfaatannya belum berjalan secara optimal. Padahal, keberadaan infrastruktur tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas ekonomi perikanan, mulai dari pelayanan kapal nelayan, penyebaran dan distribusi hasil tangkapan, pengolahan hasil perikanan, perdagangan, hingga pengembangan berbagai usaha pendukung lainnya.
“Kami melihat masih terdapat beberapa infrastruktur pelabuhan perikanan yang potensinya belum termanfaatkan secara maksimal. Ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang yang dapat kita dorong bersama. Kami berharap KADIN dapat membantu membuka jejaring dengan dunia usaha, pelaku investasi maupun pihak-pihak yang memiliki kapasitas untuk melihat dan mengembangkan potensi tersebut,” ungkap Sri Widanarni.
Melalui sinergi antara Dislutkan Prov. Kalteng dan KADIN Kalimantan Tengah, berbagai potensi strategi sektor kelautan dan perikanan diharapkan dapat semakin berkembang. Optimalisasi infrastruktur perikanan, penguatan konektivitas dan logistik, serta terbukanya peluang investasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (FX/ned:t2n) /Edt : EK
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.