Sekilas Info
Kontribusi dari Rikah Mustika, 01 September 2026 21:00, Dibaca 105 kali.
MMCKalteng – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 74.450 liter air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kemarau.
Penyaluran tersebut dilakukan sebagai langkah cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air bersih akibat kondisi kemarau.
(Baca Juga : Bunda PAUD Kalteng : Peran PAUD Sangat Penting Dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan)
Distribusi dilakukan di Kota Palangka Raya dan lima kabupaten lainnya sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami keterbatasan air bersih.
Hingga Selasa (1/9/2026), bantuan telah disalurkan ke sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Utara, Lamandau, Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Murung Raya.
Di Kota Palangka Raya, distribusi dilakukan di Desa Rindang Banua (Puntun) sebanyak 250 liter untuk 10 Kepala Keluarga (KK) dan Desa Petuk Ketimpun sebanyak 4.000 liter untuk 164 KK.
Di Kabupaten Barito Utara, sebanyak 12.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Pendreh untuk 850 KK. Selanjutnya, Kabupaten Lamandau menerima 10.000 liter untuk wilayah Nanga Bulik.
Sementara di Kabupaten Seruyan, bantuan sebanyak 4.000 liter disalurkan kepada 64 KK di Desa Sungai Undang.
Distribusi terbesar sementara dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan total 43.000 liter yang disalurkan ke enam desa, yakni Parebok Barat (5.000 liter), Karya Karet (5.000 liter), Karya Kelapa (5.000 liter), Basirih (5.000 liter) , Lempuyang (5.000 liter), dan Jaya Kelapa (18.000 liter).
Adapun di Kabupaten Murung Raya, bantuan air bersih disalurkan ke Desa Danau Usung sebanyak 1.200 liter.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan ke wilayah yang mengalami kekurangan air. Data penyaluran hingga saat ini masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan suplai di lapangan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari sekaligus mengurangi dampak kemarau yang menyebabkan keterbatasan sumber air bersih di sejumlah daerah. (Rkh/Foto:ist)