Diskominfo Kalteng Live Interview Bersama Plt Direktur RSJ Kalawa Atei

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 17 Maret 2019 20:24, Dibaca 416 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (Diskominfo Kalteng) mengadakan agenda Live Interview bersama plt. Direktur Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei, dr. Suyuti Syamsul., MPPM, bertempat di Media Center Provinsi Kalteng , Arena Pameran Gelar Karya Kalteng 2019 Temanggung Tilung Palangka Raya, Minggu (17/3/2019) jam 19.00 wib.

Selain sebagai wadah konfrensi pers dan informasi media  , Live Interview merupakan salah satu agenda utama yang dilaksanakan di Media Center Provinsi  Kalteng pada Gelar Karya Kalteng Tahun 2019. Pembukaan Gelar Karya kemarin diisi dengan konferensi pers oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib H. Said Ismail dan plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, Jenta, SE

(Baca Juga : Gedung Smart Province Mendapat Kunjungan Dari Peserta Diklat BPSDM)

dr. Suyuti Syamsul menyampaikan, "Stigma negatif yang umum di masyarakat tentang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diantaranya, 1. Merupakan faktor keturunan, 2. Diguna-gunai orang, 3. Penyakit gangguan jiwa tidak bisa disembuhkan, itu tidak benar.

"Penyakit jiwa bukan penyakit keturunan, salah satu faktornya adalah tekanan sosial, tekanan sosial itu macam-macam, ada faktor ekonomi, masalah keluarga dan lain-lain. Jika masalah-masalah sosial itu bisa diatasi secara teori berarti penyakit itu bisa disembuhkan.

"Stigma negatif lainnya, ODGJ cenderung melakukan kekerasan, padalah sebetulnya kalau kita bicara data banyak orang yang sehat melakukan kekerasan kepada orang lain dibanding ODGJ. Gangguan jiwa tidak dapat disembuhkan tidak sepenuhnya betul, karena melalui pengobatan medis maupun rehabilitasi mental dan rehabilitasi sosial, banyak yang bisa disembuhkan, cuma memang masalah kita selama ini, ketika kita pulangkan ke keluarga, keluarga tidak memiliki literasi yang bagus bagaimana misalnya menjaga ODGJ ini kembali berobat teratur, dan memang di puskesmas belum memiliki obat untuk mencegah kekambuhan. Perlu pembelajaran dan kerjasama dari semua pihak agar permasalahan ODGJ bisa diatasi dengan baik".

Diskominfo melakukan live melalui media sosial Instagram "@diskominfokalteng" dan youtube "Diskominfo Kalteng", netizen dan pengunjung yang ingin bertanya, bisa langsung mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Bagi masyarakat yang tidak sempat menyaksikan live, bisa menonton di channel youtube "Diskominfo Kalteng". (ARP/Foto:ASEP)

 

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook