Kartu Tani Berkah Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Kalteng

Kontribusi dari Widia Natalia, 22 Januari 2020 13:50, Dibaca 779 kali.


MMCKalteng - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) telah meluncurkan Kartu Tani guna meningkatkan kesejahteraan petani.  

Dibawah kepemimpinan Gubernur Kalteng, H. Sugianto, petani diperhatikan kesejahteraannya. Salah satunya, memperhatikan petani dengan membantu berbagai program kegiatan. Rabu (22/01/2020)  

(Baca Juga : OKKPD Kalimantan Tengah Menerbitkan Persetujuan Registrasi PSAT Beras Bulog Divre Kalteng)

Ditemui saat berada di Balai Instalasi Perbanyakan Benih Holtikultura Keruing, Pelantaran, Kabupaten Kotawaringin Timur pada kegiatan mendukung swasembada benih unggul bawang merah di Kalteng, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah Ir. Hj.Sunarti., MM, menyampaikan Pemprov. Kalteng, Tahun 2020, melalui Dinas TPHP Prov. Kalteng, meluncurkan kartu Tani Berkah sebanyak 75 ribu, guna menunjang kesejahteraan petani. Kartu tani Berkah digunakan sebagai syarat bagi petani yang memperoleh bantuan dari Pemerintah, karena sekarang ini syarat untuk mendapatkan bantuan Pemerintah selain KTP juga harus memiliki kartu tani Berkah.  

Selain meluncurkan program kartu tani Berkah, diberikan juga asuransi program Pemerintah untuk para petani.  

Hj.Sunarti menyebutkan, saat ini asuransi yang diberikan masih terbatas yaitu hanya asuransi Usaha Tani padi dan asuransi usaha ternak sapi. Untuk asuransi tani padi, masa asuransinya yaitu selama satu musim tanam. Sedangkan untuk asuransi usaha ternak sapi  masa asuransinya lebih lama. Bagi tani padi yang terserang hama penyakit atau banjir akan diganti senilai 6 Juta per hektare,  demikian juga untuk ternak sapi yang terserang penyakit, cacat atau hilang karena pencuriann, maka pembayaran asuransinya akan disesuaikan dengan kasusnya.  

Dengan adanya asuransi program Pemerintah sangat membantu bagi para petani, khususnya mengurangi resiko gagal panen dan resiko kematian dan kehilangan sapi.  

Dalam hal ini, Dinas TPHP bekerja sama dengan PT.  Jasindo yang menjamin asuransi. Tahun 2020 ini, Gubernur Kalteng menggratiskan kepada seluruh petani peserta asuransi dengan tidak membayar preminya, karena sebagian  biayanya ditanggung oleh Pemerintah Pusat dan sebagian dari Pemerintah Provinsi, pungkas Hj.Sunarti . TPH. (WN/foto: riduan)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook