Perayaan Natal Lapas Kelas IIA Palangka Raya Berlangsung Meriah

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 18 Desember 2019 14:04, Dibaca 609 kali.


Palangka Raya - Lapas Kelas IIA Palangka Raya, menggelar Perayaan Natal bersama di Gereja Oikumene Santo Paulus. Perayaan dimulai pukul 15.30 Wib bertempat di Gereja Oikoumene Lapas Kelas IIA Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri Kalapas Kelas IIA Palangka Raya (Syarif Hidayat), Perwakilan Gubernur Kalteng, Staf Ahli Gubernur (Yuel Tanggara) Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan Dan Teknologi Informasi (Jevius Jizrell Siathen), Kepala Bagian Program dan Hubungan Masyarakat (Diana Soekowati), diikuti warga binaan, keluarga warga binaan, para pegawai, perwakilan Kantor Wilayah dan UPT yang berada di kota Palangka Raya serta keluarga dan masyarakat sekitar Lapas. Sabtu (14/12/19).

Ketua Panitia Natal Lapas Kelas IIA Palangka Raya (Rantawan) mengatakan bahwa perayaan Natal bersama ini diikuti 472 orang warga binaan lapas ditambah 7 anak didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) serta jemaat dari luar. Tema perayaan natal bersama WBP tahun 2019 adalah "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang" (Bdk. Yohanes 15:14-15) sedangkan sub tema nya adalah “Dengan Hikmat Natal mari kita jalin persaudaraan diantara sesama Pegawai dan Warga Binaan atas dasar Kasih, guna mewujudkan program pembinaan Lapas, menciptakan toleransi kepedulian dan ketertiban serta sehat jasmani dan rohani dan rohani di Lapas Kelas IIA Palangka Raya”.

(Baca Juga : Perkuat Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Kakanwil Ikuti Workshop Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah WBK-WBBM)

Perayaan Natal bersama WBP Lapas Kelas IIA Palangka Raya, merupakan kebijakan pihak Lapas terhadap WBP beragama Nasrani. Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Kalapas Kelas IIA Palangka Raya (Syarif Hidayat), dalam sambutannya mengatakan perayaan Natal ini selalu dilakukan setiap tahun di Lapas Palangka Raya.

“Melalui Natal ini diharapkan mereka akan semakin mendekatkan diri pada Tuhannya, sehingga dengan begitu mereka (warga binaan) akan sadar dan berpikir perbuatannya itu melanggar, baik dari sisi hukum maupun dari sisi agama,” ujarnya.

Terlihat di Gereja Oikumene Santo Paulus Lapas Palangka Raya para undangan dan warga binaan berbaur menyatu mendengarkan dengan khidmat khotbah dari pendeta Friska Setia. Selain itu juga ada nyanyian pujian yang dibawakan oleh para warga binaan itu sendiri, perayaan natal sangat meriah dan terlihat para warga binaan ikut bersukacita dalam perayaan itu. (Red-dok, Humas Kalteng, Des ’19).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook