GPM di Kotawaringin Barat, Pemprov Kalteng Perkuat Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Kontribusi dari Widia Natalia, 28 Agustus 2026 18:13, Dibaca 100 kali.


MMCKalteng - Kotawaringin Barat — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah Pemprov Kalteng dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan sekaligus memperkuat pengendalian inflasi di daerah.

(Baca Juga : Setelah Lama Vakum, Lomba Perahu Hias Kembali Digelar Pada FBIM 2023)

Beragam komoditas pangan disiapkan dalam kegiatan tersebut, meliputi beras premium sebanyak 20 ton dan beras SPHP sebanyak 5 ton. Selain itu tersedia minyak goreng 1.500 liter, gula konsumsi 1.500 kilogram, bawang merah 500 kilogram, bawang putih 500 kilogram, serta telur ayam sebanyak 600 rak.

Untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat, GPM juga menyediakan daging ayam beku, telur ayam ras, serta berbagai jenis ikan. Komoditas perikanan yang disiapkan antara lain ikan tenggiri, kakap merah, senangin, dan bawal, serta ikan nila.

Masyarakat juga dapat memperoleh sayur-mayur, buah-buahan, gas LPG bersubsidi, serta berbagai produk UMKM yang turut meramaikan pelaksanaan GPM.


Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau. Beras premium kemasan lima kilogram dijual Rp59.000, beras SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp58.000, bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, minyak goreng kemasan satu liter Rp10.000, gula konsumsi Rp15.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp40.000 per rak.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengatakan, GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang terjangkau.

“Untuk pangan murah ini kita hadirkan bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Dengan kondisi saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forkopimda berkomitmen memberikan dukungan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ringan,” tutur Gubernur.


Menurut Gubernur, pengendalian pangan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Forkopimda, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kolaborasi akan terus diperkuat agar pasokan pangan tetap tersedia dan harga tetap terkendali.

“Yang penting adalah kebersamaan kita. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait akan terus berupaya menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan GPM.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat, tidak hanya melalui kegiatan pangan murah, tetapi juga melalui berbagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat.

Pembukaan GPM turut dihadiri Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Melalui pelaksanaan GPM, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, menjaga pasokan pangan tetap tersedia, memastikan harga tetap terjangkau, dan mendukung pengendalian inflasi di daerah. (WDY/Foto:RZD)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter