Sekilas Info
Kontribusi dari Widia Natalia, 28 Agustus 2026 17:12, Dibaca 55 kali.
MMCKalteng - Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asian Medical Students Association (AMSA) Indonesia Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (28/08/2026).
Rakernas AMSA Indonesia menjadi ruang konsolidasi dan pertukaran gagasan mahasiswa kedokteran dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga membangun jejaring dan kolaborasi generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wagub Edy Pratowo mengatakan Kalimantan Tengah memiliki wilayah yang luas, kekayaan alam yang besar, serta keberagaman masyarakat yang menjadi kekuatan daerah. Namun, kondisi tersebut sekaligus menghadirkan tantangan pembangunan yang harus dihadapi secara bersama, termasuk di bidang kesehatan.
“Di sinilah generasi muda memiliki peran penting, bukan hanya sebagai calon tenaga kesehatan, tetapi sebagai pemimpin perubahan di masa depan,” ucap Edy.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam Rakernas AMSA Indonesia Tahun 2026, yakni “ASCEND, Advancing Surveillance, Collaboration, and Epidemiology for Neglected Diseases”, sangat relevan dengan tantangan kesehatan saat ini, khususnya dalam mendorong perhatian terhadap penyakit yang masih terabaikan.
Edy menilai penguatan pengawasan, kolaborasi, dan pendekatan epidemiologi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, energi, dan kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
(Baca Juga : Rapat Persiapan Percepatan Pelaksanaan Stranas PK di Prov Kalteng)
“Saya percaya, dari forum ini akan lahir pemikiran-pemikiran besar. Perubahan yang berarti tidak selalu dimulai dari langkah yang besar, tetapi dari anak-anak muda yang berani memiliki kepedulian, mengambil peran, dan bergerak bersama,” tuturnya.
Wagub juga mengapresiasi pelaksanaan Rakernas AMSA Indonesia di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kehadiran mahasiswa kedokteran dari berbagai daerah merupakan kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, bertukar pengalaman, sekaligus memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.
“Selamat bermusyawarah, selamat berkarya, dan selamat datang di Kalimantan Tengah. Dari Kalimantan Tengah untuk Indonesia,” kata Edy.
“Mari kita tumbuh bersama, bergerak bersama, dan berdampak bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Palangka Raya, Wijanarka, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakernas AMSA Indonesia di Universitas Palangka Raya.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa kedokteran dari berbagai wilayah untuk saling bertemu, bertukar pengalaman, mengevaluasi diri, dan memperoleh pembelajaran dari lingkungan akademik maupun organisasi mahasiswa kedokteran di daerah lain.
“Atas nama Universitas Palangka Raya, kami menyambut baik kegiatan ini. Pertemuan mahasiswa dari seluruh Indonesia tentu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi Universitas Palangka Raya,” bebernya.
Wijanarka juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan terhadap pelaksanaan Rakernas AMSA Indonesia. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi pengembangan mahasiswa kedokteran serta kemajuan kesehatan di Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Regional AMSA Indonesia periode 2026–2027 Akhilendra Abhiya Nelwan, Dekan dan jajaran Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya, dosen dan civitas akademika, serta Ketua AMSA Universitas Palangka Raya.(WDY/Foto:Iksn)