WBP Perempuan Lapas Sukamara Dapatkan Edukasi Cegah Dini Penyakit Kanker

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 22 Februari 2021 18:06, Dibaca 22 kali.


MMCKalteng - Sukamara - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara melalui petugas kesehatannya memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan dini penyakit kanker payudara kepada Warga Binaan perempuan. Hal itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan panduan dalam memeriksakan diri sendiri lewat cara yang mudah dilakukan secara mandiri, Senin (22/2/2021).

Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan jumlah kematian tertinggi di Indonesia. Umumnya, kanker payudara diketahui setelah menginjak stadium lanjut. Pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI adalah suatu upaya pendeteksi dini terjadinya kanker payudara. Metode deteksi dini SADARI fokus pada deteksi tumor stadium awal yang berukuran kecil, diharapkan semakin dini menemukan masalah semakin cepat juga penanganan, sehingga kanker bisa dikalahkan.

(Baca Juga : BPJPH Tunggu Ketetapan Fatwa MUI untuk Terbitkan Sertifikat Halal Vaksin)


Sebagian besar pasien kanker payudara datang berobat ketika stadium sudah lanjut sehingga lebih berat penanganannya. Perempuan harus menyadari pentingnya deteksi dini kanker payudara dengan SADARI. SADARI dilakukan 5 sampai 7 hari setelah masa haid ketika payudara sedang mengendur dan terasa lebih lunak. SADARI dianjurkan dilakukan rutin memasuki usia 20 tahun.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi kepada Warga Binaan Perempuan yang ada di Lapas Sukamara, maka petugas kesehatan Lapas Sukamara Ria Yuningsih beserta CPNS Perawat Ariana Fani Astuti memberikan edukasi untuk melakukan deteksi dini tersebut.

"Hal ini penting untuk kita berikan, kita ajarkan bagaimana mereka (WBP Perempuan) bisa mendeteksi secara mandiri terhadap kanker payudara tersebut. Kita ingin semua Warga Binaan di sini bisa terhindar dari berbagai macam penyakit, terlebih terhadap hal yang sangat beresiko seperti kanker payudara ini," tutur Ria Yuningsih.


Kepala Sub Seksi Pembinaan, Zulkifli juga berpesan agar Petugas Kesehatan Lapas Sukamara dapat selalu memantau kesehatan Warga Binaan yang ada. "Kita selalu mengingatkan kepada para Petugas Kesehatan yang ada untuk rutin melakukan pemantauan kesehatan terhadap para Warga Binaan. Melalui edukasi yang diberikan ini juga merupakan hal yang sangat positif, kita apresiasi sekali. Dengan adanya edukasi ini setidaknya dapat memberikan pengetahuan bagi Warga Binaan Perempuan kita untuk bisa melakukan pengecekan secara mandiri," tutupnya. (Red-dok, Humas Kalteng, Februari 2021).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook