MAN Kotim; Antara Kebakaran, Gedung SBSN, dan Prestasi Nasional

Kontribusi dari Kemenag Kalteng, 10 Desember 2020 11:00, Dibaca 449 kali.


MMCKalteng – Kotawaringin Timur – Tahun 2020 bisa disebut sebagai tahun prestasi bagi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotawaringin Timur (Kotim). Tidak kurang dari 27 prestasi diukir para siswa sepanjang tahun ini, mulai tingkat provinsi hingga nasional. Jumlah ini melengkapi 11 prestasi yang diraih pada tahun 2019.

Raihan prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras civitas akademika MAN Kotim. Pun, tidak terlepas dari penguatan sarana prasana pembinaan berbasis SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) yang dilakukan secara intensif sejak 2019.

(Baca Juga : Wakil Ketua Komite III DPD Serap Aspirasi Haji di Kemenag Kalteng)

Kepada Humas, Kepala MAN Kotim Rusidi bercerita bahwa kisah MAN Kotim diwarnai peristiwa kebakaran pada tahun 2017. Menurutnya, 19 Agustus 2017 menjadi hari yang tidak terlupakan oleh keluarga besar MAN Kotim. 

“Paginya kami merayakan dan mengikuti Pawai Pembangunan dalam rangka Peringatan HUT Republik Indonesia ke-72. Malamnya menjelang pukul 24:00, group WhatsApp MAN Kotim riuh dan sedih karena terus terdengar pesan masuk, kebakaran di MAN Kotim,” kenang Rusidi di Sampit, Kamis (9/12/2020).

“Api yang berkobar telah meluluhlantakkan ruang kepala madrasah, ruang tata usaha, ruang bimbingan konseling, dan tiga ruang belajar,” sambungnya.

Bermula dari itu, Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah kemudian memberikan bantuan empat ruang kelas dua lantai. Sementara, Kemenag Pusat memprioritaskan MAN Kotim sebagai penerima hibah pembangunan sarana prasarana dengan skema pembiayaan SBSN.

“Alhamdulillah, bantuan dari SBSN di tahun 2019 telah terbangun dua ruang kelas dua lantai. Tahun ini, sedang finishing enam ruang keterampilan, dua lantai yang indah dan megah,” tuturnya.

Rusidi menilai, bantuan SBSN sangat tepat sasaran. Penguatan sarana prasana tersebut terbukti menjadi pemicu semangat dan antusias warga madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, potensi diri, dan percaya diri. Hal itu juga membangun keberanian untuk terus mengikuti segala even lomba, mengasah kemampuan dan mengadu keberanian siswa, baik di ajang lomba akademik maupun non-akademik, di tingkat provinsi maupun nasional.

“Tidak hanya siswa, para guru juga termotivasi untuk menjadi yang terbaik dan berprestasi,” jelasnya.

Sejumlah prestasi nasional pun berhasil ditorehkan. Diantaranya medali Perunggu pada Science of Competition bidang IPS SMA Tingkat Nasional 2020; mendapat Nilai B+ pada Olimpiade Pahlawan Sains Indonesia (OPSI) 2020;  penulis terpilih pada Lomba Cipta Puisi Bebas Nasional yang diselenggarakan oleh KaryaPedia 2020;  puisi terbaik dalam ajang puisi nasional yang diselenggarakan oleh Salam Pedia 2020, serta puluhan prestasi lainnya. (Gondo Utomo)

Kemenag Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook