Lapas Muara Teweh Ikuti Penguatan Pelaksanaan Kegiatan Kerja dan Produksi secara Virtual

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 17 Juli 2020 13:49, Dibaca 50 kali.


MMCKalteng - Barito Utara - Dalam rangka percepatan dan peningkatan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang kegiatan kerja dan produksi, serta dalam rangka evaluasi capaian resolusi pemasyarakatan tahun 2020 terkait Mewujudkan Ketahanan Pangan dan meningkatkan PNBP sebesar 7 Milyar, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh ikuti penguatan Pelaksanaan Kegiatan Kerja dan Produksi secara virtual, Jumat (17/7/2020). Bertempat di ruang kerja Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kalapas Muara Teweh, Sarwito beserta jajaran Binadikgiatja mengikuti kegiatan dengan serius.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi (Binapilatkerpro), Hendra Eka Putra sekaligus membuka kegiatan, dilanjutkan materi penguatan oleh Kepala Subdit Kegiatan Kerja dan Produksi, Kadek Anton. Direktur Binapilatkerpro, Hendra Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada semester I terkendala masalah pandemi Covid-19, terbatasnya kuantitas dan kualitas petugas, terbatasnya anggaran, terbatasnya sarana dan prasarana sehingga kurang maksimal dalam pencapaian kinerja. Harapannya pada semester II ini bisa meningkatkan kinerja dan hasil produksi guna memenuhi ketertinggalan pada semester sebelumnya.

(Baca Juga : Kakanwil Ikuti Teleconference Persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Taruna/i POLTEKIP/IM T.A 2020)


"Kepada para Divisi Pemasyarakatan yang merupakan kepanjangan tangan dari Dirjenpas, saya meminta untuk melaksanakan pembinaan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT), lakukan monitoring dan evaluasi serta pengawasan, memberikan solusi terhadap permasalahan, dan memberikan reward dan punishment kepada UPT di wilayahnya atas capaian kinerja yang diraih," pinta Hendra.

Dalam materi penguatannya Kasubdit kegiatan kerja dan produksi, Kadek Anton menyampaikan pada semester II ini harus bisa meningkatkan kinerja dan produksi untuk mencapai target Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020.

"Strategi untuk mencapai ketahanan pangan dengan cara optimalisasi potensi lahan yang dimiliki oleh Pemasyarakatan, menetapkan UPT sebagai Pilot Project, menggandeng mitra kerja dalam mewujudkan ketahanan pangan, mengembangkan sistem pemasaran, dan melakukan penguatan, pengawasan dan pengendalian oleh divisi Pemasyarakatan," tutur Kadek.


"Untuk strategi mencapai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diantaranya optimalisasi pembinaan kemandirian, kemitraan, pembiayaan dan pengolahan, penyetoran dan pengembalian kembali PNBP, serta gerakan cintai produk napi," imbuhnya.

Kalapas Muara Teweh, Sarwito menyampaikan bahwa kegiatan ini penting karena menyangkut Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020.

"Sebagai UPT Pemasyarakatan, Lapas Muara Teweh siap mendukung dan mewujudkan program Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 terkait Mewujudkan Ketahanan Pangan dan meningkatkan PNBP sebesar 7 Milyar, Pemasyarakatan PASTI BISA," tutur Sarwito.

Kasi Binadikgiatja, Juhan Wahyudi juga mendukung penuh. "Melalui kasubsi kegiatan kerja dan staf, kami berusaha meningkatkan kinerja dan produksi serta ketahanan pangan," tegas Juhan. (Red-dok, Humas Kalteng, Juli 2020).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook