Dinas TPHP Prov Kalteng Ikuti Vicon Dirjen Tanaman Pangan Sebagai Antisipasi Ketersediaan Subsektor Tanaman Pangan

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 08 April 2020 07:18, Dibaca 479 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi memimpin Rapat Koordinasi Ketersediaan Padi Jagung dalam rangka  stabilisasi stok pangan menghadapi wabah Covid-19 di Kantor Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Jl Aup No.3, Pasar Minggu, Jakarta yang diikuti oleh seluruh Kepala Dinas Pertanian dari 34 Provinsi se-Indonesia melalui Video Conference pada pukul 14.00 WIB serentak di provinsi masing-masing.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Direktur Jenderal Tanaman Pangan Bambang Pamuji yang telah mempersiapkan dan mengkoordinir pelaksanaan Rakor Video Conference sehingga terlaksana dengan baik. Siang ini diadakan Rapat Koordinasi sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian untuk memastikan dalam menghadapi wabah Covid-19, kondisi ketersediaan subsektor pangan aman bagi 267 juta masyarakat Indonesia.

(Baca Juga : Kalteng Swasembada Benih Unggul Bawang Merah)

"Bapak/Ibu Kepala Dinas Pertanian Provinsi dimohon memantau berjenjang ketersediaan pangan di kabupaten sentra produksi,“ kata Dirjen Tanaman Pangan, dalam pembukaan Rakor, Selasa  (7/4/2020).

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Hj.Sunarti beserta Pejabat Eselon III dan IV lingkup Bidang Tanaman Pangan mengikuti agenda rapat Vicon di Ruang Rapat Kepala Dinas secara serentak, sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian dalam Surat Nomor : B.814/TP.100/C.1/04/2020 tanggal 06 April 2020 perihal Ketersediaan Padi Jagung April – Juni Tahun 2020.

"Rakor ini merupakan tindak lanjut Rakor Vicon dengan Bapak Menteri Pertanian beberapa waktu yang lalu, untuk memastikan kesiapan subsektor tanaman pangan menyikapi pandemi Covid-19 terhadap kondisi panen raya padi dan jagung di masa sekarang ini,“ terang Hj.Sunarti.

"Kabupaten Kapuas sebagai sentra produksi padi, siap stok gabah sekitar 10.000 ton di Desa Terusan, kecamatan Bataguh. Begitu juga untuk kabupaten Pulang Pisau, Katingan, dan kabupaten sentra lainnya. Pemda Kalteng dan BUMN akan bekerjasama mengantisipasi penyediaan stok gabah/beras dari petani. Luas panen jagung Barito Utara mencapai 7.304 hektar hingga awal April. Provitas mencapai 7,2 ton /ha. Estimasi panen jagung April 4.083 hektar. Petani terkendala distribusi pemasaran dengan perusahaan pakan ternak yang terdampak Covid-19. Selama ini, petani jagung mengandalkan pemasaran ke perusahaan tersebut,“lapor Hj. Sunarti kepada Dirjen Tanaman Pangan dalam  forum tanya jawab Video Conference, yang mendapat giliran setelah Kadis Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kesepakatan yang disampaikan Dirjen Tanaman Pangan, Suwandi dalam mengakhiri Rapat Vicon  bersama seluruh  Kepala Dinas Pertanian Provinsi se-Indonesia adalah :

  1. Menggerakkan Kostraling (Komando Strategi Pembangunan Penggilingan Padi) di wilayah kabupaten sentra padi dengan membeli gabah petani untuk menjaga stabilitas harga dan menampung hasil panen, sebagai upaya mengamankan produksi dan menurunkan losses.
  2. Memberikan KUR 50 juta untuk UMKM kecil, 500 juta dan 1,5 milyar untuk upgrade penggilingan, serta bantuan ongkos kirim antar daerah.
  3. Membangun pasar tani.
  4. Mengantisipasi dampak kekeringan menjelang musim kemarau dengan memanfaatkan embung/storage dan sumber sumber air lainnya.

( by. Ita –PMHP)

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook