Kadis TPHP Kalteng Tinjau Stand Pameran Kalteng Quality Expo 2019

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 03 Mei 2019 14:05, Dibaca 886 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Pameran Kalteng Quality Expo 2019 merupakan ajang promosi, eksibisi, informasi pelayanan publik dan IPTEK, ajang transaksi jual beli produk unggulan daerah, temu bisnis antara seller dan buyer skala lokal maupun nasional.

Kegiatan pameran yang dua tahun sebelumnya dilaksanakan di kabupaten Kotawaringin Timur ( 2017) dan kabupaten Kapuas (2018), membawa berkah bagi kalangan masyarakat kota Palangka Raya dan sekitarnya, digelar mulai tanggal 29 April s/d 03 Mei 2019, masyarakat dapat menyaksikan dan mengunjungi pameran di kawasan arena Pameran Temanggung Tilung, Palangka Raya.

(Baca Juga : Pembukaan Pertemuan Mantri Tani se-Kalimantan Tengah)

Dalam rangka memperingati HUT Kalteng yang ke-62 dan mensukseskan Pameran Kalteng Quality Expo 2019, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti., MM mengapresiasi peran petani milenial yang mampu unjuk kreativitas pola budidaya pertanian modern di era masa kini.

"Petani milenial mampu mengubah image bahwa seorang petani tidak selamanya memegang cangkul dan berada di lahan sawah. Petani Kalteng sudah modern, pengembangan budidaya hidroponik mulai diminati kalangan masyarakat umum maupun pelaku usaha budidaya hortikultura", ujar Kepala Dinas sembari menunjukkan salah satu produk sayur pokcoy Denfarm 88, pelaku usaha budidaya hidroponik Palangka Raya, Selasa (30/4/2019).


Ajang pameran Kalteng Quality Expo sebagai sarana sosialisasi Program dan Kegiatan di Lingkup Dinas TPHP Prov Kalteng tentunya didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk Program UPSUS PAJALE (Padi Jagung Kedelai), UPSUS BABE (Bawang Merah dan Cabe) dan UPSUS SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting).

"Bapak Gubernur berkomitmen mendukung pelaksanaan program sektor pertanian melalui bantuan sarana mekanisasi pertanian,bantuan benih tanaman, bibit tanaman, bibit ternak, pupuk,hingga sarana pascapanen dan pengolahan hasil, dan perlu adanya penerapan sistem pertanian yang tepat dan pembinaan oleh tenaga fungsional lapangan penyuluh secara kontinu dan berkelanjutan,“ lanjut ibu Kepala Dinas.

"Bapak Gubernur berpesan bahwa praktek sistem ijon dan tengkulak yang berkembang di kalangan petani harus ditangani tuntas supaya petani sejahtera,“ tambah Ir. Hj. Sunarti., MM.


Perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan swasembada pangan di Kalimantan Tengah untuk sektor tanaman pangan di lima kabupaten sentra padi, di antaranya kabupaten Kapuas dan kabupaten Pulang Pisau turut unjuk promosi hasil produksi beras dari alat bantuan sarana pengembangan Rice Milling Unit (RMU) modern anggaran APBD tahun 2018.

Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen melakukan pembinaan kepada petani penggilingan padi RMU Desa Pantik, Kec. Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau (Label Beras Pantik ) dan petani penggilingan padi RMU Desa Terusan Makmur,Kec. Bataguh, Kabupaten Kapuas ( Label Beras Aromatik).

Hingga hari kedua, peminat pengunjung ke stand pameran Dinas TPHP Prov didominasi oleh konsumen beras kemasan. Pengunjung stand sangat antusias terhadap beras premium kemasan 5 kg dan berharap segera beredar di pasaran.

Untuk itu TPHP Provinsi berharap kepada kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas untuk mengelola RMU Modern tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, himbau ibu Kepala Dinas ( 30/4/2019).

Pengelolaan dan pengembangan tanaman pertanian yang baik diharapkan mampu diterapkan petani dan masyarakat, supaya kebutuhan pangan terpenuhi. Kadis TPHP  menerangkan bahwa pameran Kalteng Expo ini  sebagai wujud edukasi dan informasi teknologi penerapan pertanian yang tepat guna dan siap diterapkan oleh petani dan masyarakat Kalimantan Tengah. (Sumber : Press Release DTPHP, Narator : IS)

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook