Keseriusan Pemprov Kalteng Dalam Membangun dan Kembangkan Sektor Budaya dan Pariwisata

Kontribusi dari Widia Natalia, 15 Januari 2020 17:10, Dibaca 250 kali.


MMCKalteng – Potensi sektor Kebudayaan dan Pariwisata di Kalteng telah dikelola secara professional dan berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah peningkatan dan banyaknya penghargaan yang diterima.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah Guntur Talajan menjelaskan, setiap event yang sifatnya perlombaan dan pertandingan yang berkenaan langsung dengan Kebudayaan, kesenian maupun pariwisata di Tingkat Nasional bahkan Dunia, Kalteng selalu mendapatkan penghargaan juara 1, 2 dan umum.Rabu (15/1/2020)

(Baca Juga : Penutupan Lomba Festival Seni Budaya Tingkat SLTA se-Kalteng Tahun 2017)


Tahun 2017, Kalteng pernah meraih penghargaan juara 3 di Tingkat Nasional kategori fashion, yaitu lomba Putra Putri Pariwisata Adwindo Duta Wisata Indonesia. Di Tahun 2018, event pemilihan Putra Putri Pariwisata Adwindo Duta Wisata Indonesia, Kalteng selaku tuan rumah meraih juara 5.


Baru-baru ini Tahun 2019, Kalteng kembali meraih juara 1 pada pemilihan Putra Putri Duta Wisata Indonesia di Bali yang diwakili oleh putra putri dari Kab. Barito Selatan dan Kotawaringin Barat. Tidak hanya itu, Kalteng juga meraih penghargaan juara 1 di Tingkat Nasional pada pemilihan Putra dan Putri Pariwisata Nusantara di Makasar.


Untuk destinasi wisata, destinasi wisata Taman Nasional Tanjung Puting berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018. Dan di tahun 2019, Kalteng kembali meraih ISTA untuk Taman Nasional Sebangau dan objek Wisata Dermaga Kereng Bangkirai.


Promosi event Kebudayaan dan Pariwisata ditunjang dengan terpilihnya beberapa  event Daerah di  Kalteng yang masuk  dalam Calender of Event dari Kementerian Pariwisata.


“Tahun 2018 hanya ada satu festival yang masuk Calender Of Event Kementerian Pariwisata yakni FBIM. Sementara itu, untuk Tahun 2019 yang masuk Calender Of Event yakni FBIM dan Festival Babukung. Dan untuk Tahun 2020, ada tiga agenda event yang berhasil masuk ke dalam CoE 2020 Kemenpar dari lima event yang diusulkan yakni, FBIM yang rencananya akan dilaksanakan setelah Bulan Ramadhan, Festival Babukung dan yang terakhir Festival Tanjung Puting di Kotawaringin Barat, yang keduanya akan dilaksanakan pada bulan Oktober,” jelas Guntur.


Selain event Nasional, Kalteng juga berhasil masuk dalam event mancanegara yakni Wonderful Sail To Indonesia di Kumai pada tahun 2018 dan 2019. Rencananya event tersebut juga akan dilaksanakan di tahun 2020.


“Ada juga kunjungan Kenegaraan Dunia, yakni kunjungan Raja dan Ratu Belanda pada tanggal 11 dan 12 Maret 2020. Selain kunjungan mancanega Raja dan Ratu Belanda, prioritas kunjungan Budaya dan Wisata Alam salah satunya adalah Taman Nasional Sebangau Daerah gambut di Wilayah Kalteng.” Ucap Guntur.


Dari Tahun 2016 -  2019 tercatat lebih dari seratus lima puluh ribu wisatawan mancanegara  yang mengunjungi  Bumi Tambun Bungai, sementara untuk wisatawan nusantara tercatat lebih dari empat juta orang.


Selain meningkatkan perekonomian melalui pariwisata, pelestarian cagar-cagar budaya dan kebudayaan akan menjadi identitas kalimantan tengah di mata dunia  demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah.(WN/Foto:Riduan)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook