Panen Perdana Kegiatan TANI MAS di SMKN 7 Palangka Raya

Kontribusi dari DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH, 08 Januari 2020 08:36, Dibaca 716 kali.


Sebagai salahsatu upaya meningkatkan ketertarikan anak muda ( pelajar ) terhadap sektor pertanian, Kementerian Pertanian RI memprogramkan Pertanian Masuk Sekolah (TANI MAS) yang merupakan salahsatu program unggulan 100 hari kerja Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo. Program TANI MAS merupakan kegiatan budidaya pertanian yang dilaksanakan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolah.  Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang budidaya pertanian, menumbuhkan semangat siswa menjadi agripreneur serta meningkatkan ketersediaan dan akses pangan. SMK Negeri 7 Palangka Raya sebagai salah satu sekolah yang terpilih dalam program TANI MAS melakukan panen perdana sayuran berupa sawi, selada dan kangkung pada hari Rabu ( 8/1/2020 ) dari Program Pertanian Masuk Sekolah ( TANI MAS ) yang telah dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dra. Lilis Suriani, MM., MM.RS, pejabat Eselon III dan Tim TANI MAS Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah serta dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, BPTPH Kalimantan Tengah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya. “Untuk Tahun 2019 program TANI MAS dilaksanakan di 2 sekolah wilayah Kota Palangka Raya, bertujuan agar siswa bisa membudidayakan pertanian dan menjadi seorang entrepreneur dengan didukung oleh para guru dan BPTPH Kalimantan Tengah, dengan adanya kegiatan Tani Mas diharapkan para siswa lebih mencintai pertanian”, jelas Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dra. Lilis Suriani, MM., MM.RS


Panen dilaksanakan di lingkungan sekolah tempat penanaman sayuran hidroponik, diketahui sayuran hidroponik merupakan sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk bisa tumbuh, berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh. Semua kebutuhan ini dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman, biasanya sayuran hidroponik ditanam di rumah kaca ataupun di luar ruangan.  Karena itulah sayuran lebih mulus dan besar. Harganya lebih mahal dari sayuran biasa namun lebih terjangkau dibanding sayuran organik.

(Baca Juga : Varietas Padi Lokal Siam Epang Dukung Program Swasembada Kalteng Berkah)


Selain panen sayuran hidroponik juga dilakukan panen sayur kangkung yang juga ditanam di areal sekolah, yang jarang diketahui adalah kangkung sebagai sayuran yang bisa mencegah kanker karena kandungan antioksidannya. Selain itu, kangkung juga merupakan sayuran yang mudah ditemui dan dibudidayakan. Banyak kandungan bermanfaat dalam sayur kangkung yang bisa menyehatkan tubuh. Kangkung biasanya bisa tumbuh di daerah sawah, pinggiran sungai, dan kebun. Sayur asal negara India ini sudah banyak menyebar di berbagai negara di asia, termasuk di Indonesia. Kangkung memang sayuran yang banyak ditemui di Indonesia, dan menjadi salah satu sayuran yang populer. Rasanya yang khas dan nikmat sangat cocok diolah dengan berbagai bentuk makanan seperti tumis kangkung, ca kangkung, dan lain sebagainya.

Diharapkan pada kegiatan Pertanian Masuk Sekolah (TANI MAS) Tahun 2019 memberikan efek positif dengan meningkatnya ketertarikan dan minat siswa terhadap bidang pertanian dengan berubahnya mindset mereka selama ini bahwa dunia pertanian tidak “keren” dan tidak bisa dijadikan profesi di masa depan.

DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook