Sekilas Info
Kontribusi dari ANGGELINA RENTIKA KAROLINA, 06 November 2026 10:25, Dibaca 63 kali.
MMCKalteng – Palangka Raya – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pertemuan Rutin Tahun 2026 di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (5/11/2026).
Dalam sambutannya, Ketua DWP Provinsi Kalimantan Tengah Noor Hermi Yanti Anang Dirjo, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan meningkatkan partisipasi anggota dalam organisasi.
(Baca Juga : Sekda Nuryakin Membuka Secara Resmi Rapat Koordinasi Tahunan Tim Percepatan Stunting Provinsi Kalteng)
“Organisasi yang kuat dibangun melalui kebersamaan, rasa memiliki, dan partisipasi seluruh anggota. Oleh karena itu, saya berharap seluruh anggota dapat berperan aktif, saling mendukung, dan bekerja sama dalam memajukan DWP Provinsi Kalimantan Tengah agar semakin solid dan bermanfaat,” tegas Ketua DWP.
Ketua DWP juga mengajak seluruh anggota untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga silaturahmi.
“Melalui pertemuan rutin ini, saya berharap seluruh anggota dapat mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga kebersamaan. Dengan demikian, hubungan kekeluargaan antaranggota semakin erat dan organisasi dapat berjalan lebih solid,” ungkap Ketua DWP.
Lebih lanjut, Ketua DWP mengapresiasi antusiasme anggota yang telah mengikuti pertemuan rutin tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan keluarga,” pungkas Ketua DWP.
Pertemuan tersebut juga menghadirkan Penelaah Teknis Kebijakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Erawati, sebagai narasumber yang menyampaikan materi bertajuk “Peran Ibu DWP dalam Menciptakan Lingkungan Peduli ASI Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam pemaparannya, Erawati menjelaskan pentingnya ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.
“ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta melindungi bayi dari berbagai penyakit. Oleh karena itu, dukungan keluarga sangat diperlukan untuk memastikan pemberian ASI berjalan optimal,” jelas Erawati.
Erawati juga menyampaikan manfaat menyusui bagi kesehatan ibu dan bayi.
“Pemberian ASI memberikan manfaat bagi ibu dan bayi. Bagi bayi, ASI membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mendukung pertumbuhan. Sementara bagi ibu, menyusui membantu pemulihan setelah persalinan serta mengurangi risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Karena itu, pemberian ASI perlu didukung sebagai upaya menjaga kesehatan ibu dan anak,” terang Erawati.
Erawati juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, sangat menentukan tumbuh kembang anak. Pemenuhan gizi yang optimal pada masa ini penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak serta mencegah stunting. Ibu dan keluarga perlu memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sejak dini,” tandas Erawati.
Melalui kegiatan ini, anggota DWP Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat mempererat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga, khususnya dalam mendukung pemberian ASI dan pencegahan stunting guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Tampak hadir Wakil Ketua II DWP Provinsi Kalimantan Tengah Selvie Juni Gultom, Ketua Bidang Ekonomi Rosaliyanti Syahfiri, Sekretaris Rizky Gamarani Rangga Lesmana, serta jajaran pengurus dan anggota DWP Provinsi Kalimantan Tengah. (ARK/Foto:TRA)
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.