Sekilas Info
Kontribusi dari Dinas Pendidikan Prov. Kalteng, 04 November 2026 14:39, Dibaca 43 kali.
MMCKalteng - PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memberikan motivasi kepada murid SMAN 1 Palangka Raya dalam Program Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK) yang berlangsung secara virtual dari Aula Serba Guna (ASERNA) Istana Isen Mulang (IMM) Rujab Gubernur. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus mata rantai kemiskinan. Senin (2/11/2026).
Dalam dialog bersama murid, Gubernur terlebih dahulu menanyakan pilihan mereka antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Para murid secara serentak menyampaikan keinginan untuk kembali belajar secara langsung karena dinilai lebih efektif dalam memahami materi dan memberikan kesempatan berinteraksi dengan teman-teman.
Salah seorang murid bernama Cindai menyampaikan bahwa pembelajaran tatap muka lebih memudahkan mereka memahami materi karena dapat berkomunikasi langsung dengan guru. Selain itu, kondisi kabut asap juga membuat aktivitas di luar rumah menjadi terbatas sehingga mereka merasa jenuh selama menjalani PJJ.
Menanggapi aspirasi tersebut, Agustiar menjelaskan bahwa pelaksanaan PJJ masih harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi darurat karhutla di Kalimantan Tengah. Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, wilayah selatan diperkirakan mulai memasuki musim penghujan sekitar pertengahan Oktober.
“Kami sebagai gubernur sebelumnya masih melaksanakan tanggap darurat untuk Kalimantan Tengah ini. Maka untuk itu masih dilaksanakan PJJ karena kondisi yang belum mendukung. Doakan saja dalam waktu dekat ini sudah bisa dilakukan pembelajaran tatap muka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam membangun masa depan seseorang. Ia mengingatkan murid agar tidak membatasi cita-cita hanya karena kondisi yang sedang dihadapi. Menurutnya, ilmu pengetahuan akan membuat kehidupan lebih mudah, iman menjadikan kehidupan lebih terarah, dan seni membuat kehidupan lebih indah.
Agustiar juga mengingatkan pentingnya semangat Isen Mulang atau pantang menyerah sebagaimana filosofi yang diwariskan oleh Pahlawan Nasional Tjilik Riwut. Ia mengajak generasi muda untuk terus berikhtiar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Bercita-citalah setinggi langit. Hidup ini tidak ada yang tidak mungkin, selama anak-anak sekalian mau berikhtiar dan berusaha serta pantang menyerah,” pesannya.
Melalui kesempatan tersebut, Gubernur berharap murid Kalimantan Tengah dapat memanfaatkan pendidikan sebagai bekal untuk memperbaiki masa depan, meningkatkan kualitas kehidupan, dan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah maupun bangsa. (Rzn/Foro: Media Disdik) /Edt:Ek
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.