Tingkatkan Pelayanan Publik Inklusif, Dislutkan Prov. Kalteng Gelar Pelatihan Dasar Bahasa Isyarat

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 26 Oktober 2026 16:58, Dibaca 15 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Pelayanan publik merupakan bagian penting dalam tugas dan pekerjaan ASN sebagai pelayan masyarakat sekaligus ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam berbagai kesempatan selalu memberikan motivasi dan dukungan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng)  Sri Widanarni di ruang kerjanya, Senin (26/10/2026).

Sebagai wujud nyata dari arahan tersebut, Dislutkan Prov. Kalteng bekerja sama dengan Sekolah Khusus Negeri (SKHN) 1 Palangka Raya menyelenggarakan Pelatihan Dasar Bahasa Isyarat bagi Tim PPID Pelaksana Dislutkan Prov. Kalteng. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah pada Jumat, 23 Oktober 2026 lalu ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendukung pelayanan publik yang ramah, mudah diakses, dan memperhatikan kebutuhan masyarakat khususnya penyandang disabilitas. Langkah progresif ini menjadi bukti komitmen instansi daerah dalam meruntuhkan batasan komunikasi, demi mewujudkan pelayanan publik inklusif yang adil dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Baca Juga : Dislutkan Prov. Kalteng Ikuti Bimtek Restorasi Terumbu Karang)

Dalam sambutannya, Kepala Dislutkan Sri Widanarni menekankan pentingnya penguasaan dasar bahasa isyarat sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan mengurangi hambatan komunikasi dengan penyandang disabilitas.

“Pelatihan bahasa isyarat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, khususnya penyandang tunarungu. Setiap masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang baik tanpa terkendala hambatan komunikasi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pegawai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang ramah, humanis, dan berkeadilan,” ungkapnya.


Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari SKHN 1 Palangka Raya yaitu Jambi D. Nudin dan Renny Marliana. Materi yang disampaikan meliputi pelayanan publik yang inklusif, pengenalan dasar bahasa isyarat, simulasi komunikasi menggunakan bahasa isyarat, dan etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas.

Menurut Kepala Dislutkan Sri Widanarni, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Belom Bahadat. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan aparatur agar mampu memberikan pelayanan yang ramah, menghargai setiap individu, menjunjung kesetaraan dan memperhatikan kebutuhan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan pegawai dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara inklusif serta memperkuat kepedulian dalam memberikan pelayanan publik yang ramah, setara, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Sri berharap, peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan ini dapat mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, humanis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera,” tutup Kepala Dislutkan Sri Widanarni.

Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh pejabat administrator selaku Tim Pertimbangan PPID, Tim PPID Pelaksana, dan petugas front office Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun kontributor PPID dari UPT Dinas dan masyarakat umum mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung Instagram. (Nid/Foto:Rafli/ned:t2n) /Edt: Ek

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter