Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Barito Utara, 30 Agustus 2026 16:00, Dibaca 563 kali.
MMCKalteng - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus meningkatkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Barito Utara dengan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (30/8/2026).
Kebakaran tersebut dilaporkan oleh warga melalui pesan whatsapp kepada pihak terkait. Menindaklanjuti laporan tersebut, Anggota Piket Regu IV TRC-Pusdalops PB BPBD Kabupaten Barito Utara bergerak menuju lokasi sekitar pukul 12.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 12.30 WIB.
(Baca Juga : Peringati Hari Pendengaran Sedunia, RSSI Pangkalan Bun Gelar Pemeriksaan Pendengaran Gratis)
Setibanya di lokasi, petugas menemukan beberapa titik api yang masih menyala. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat proses pemadaman dengan menggunakan selang nozzle, mesin pompa portabel, serta mobil water supply.
Sekitar pukul 16.00 WIB, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara Muhlis beserta jajaran, datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kebakaran sekaligus turut membantu proses pemadaman bersama tim gabungan.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat dan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat.
“Kita harus bergerak cepat ketika ada laporan kebakaran. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian meluas dan sulit dikendalikan. Karena itu, sinergi antara BPBD, pemadam kebakaran, aparat keamanan, Manggala Agni, masyarakat dan seluruh unsur terkait sangat penting,” ujar Bupati.
Menurutnya, kondisi cuaca yang masih kering membuat potensi terjadinya kebakaran lahan perlu menjadi perhatian bersama. Untuk itu, Bupati mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran, dan apabila melihat ada titik api segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepatnya,” tegasnya.
Pemadaman melibatkan unsur BPBD Kabupaten Barito Utara, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Manggala Agni, Polres Barito Utara, Polsek Teweh Selatan, Kodim 1013, Babinsa, Bhabinkamtibmas, MPA KPHP, MPA Trahean, aparat desa, serta unsur terkait lainnya.
Dengan dukungan sejumlah sarana dan prasarana pemadaman api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB. Kondisi terakhir di lokasi dilaporkan api telah padam. Berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan, kebakaran merupakan kebakaran permukaan pada lahan dengan jenis tanah gambut. Vegetasi yang terbakar berupa tumpukan pepohonan, dedaunan, dan semak belukar. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,51 hektare. (Ummi/Rina - Dok: Diskominfosandi2026)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.