Peringati HAN dan HARGANAS 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Perlindungan Anak dan Ketahanan Keluarga

Kontribusi dari Rikah Mustika, 26 Juli 2026 11:38, Dibaca 289 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi hak anak sekaligus memperkokoh ketahanan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi emas.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa peringatan HAN dan HARGANAS tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama untuk memastikan seluruh anak di Kalimantan Tengah memperoleh perlindungan hak dan pemenuhan kebutuhannya.

(Baca Juga : Kadiskominfosantik Agus Siswadi: Optimalisasi Publikasi Tiap OPD)

Gubernur juga mengingatkan bahwa anak-anak saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pergaulan bebas, kekerasan, pelecehan, perkawinan usia dini, perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba. Di sisi lain, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi juga menghadirkan ancaman baru terhadap kesehatan mental anak, seperti tekanan sosial, perundungan siber, dan kecanduan gawai.

"Komitmen itu harus kita wujudkan dalam aksi dan langkah nyata untuk menghadirkan lingkungan yang baik, ramah, aman, dan nyaman bagi anak-anak kita. Hanya dengan lingkungan seperti itulah mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia," ujarnya. 


Menurut Gubernur, investasi terbesar bagi masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia bukan hanya pembangunan infrastruktur, melainkan pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga.

"Generasi emas tidak lahir karena kebetulan. Generasi emas lahir dari lingkungan keluarga yang kuat dan penuh kasih sayang. Anak-anak adalah masa depan bangsa, dan keluarga merupakan madrasah pertama yang mendidik anak," katanya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi memperkuat ketahanan keluarga.

"Selamat Hari Anak Nasional ke-42 dan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026. Mari kita bergotong royong dan berkolaborasi memperkuat ketahanan keluarga untuk membangun generasi emas," tutupnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HAN menjadi barometer komitmen pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjamin setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, bebas dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak, memperkuat peran keluarga khususnya optimalisasi peran ayah dalam pengasuhan untuk mewujudkan generasi bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" untuk HAN dan "Ayah Wajib Hadir" untuk HARGANAS, kegiatan diikuti sebanyak 815 peserta, terdiri atas 750 anak PAUD, 15 keluarga penerima bantuan, dan 50 anak Forum Anak Daerah.

Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, lomba mewarnai, sosialisasi pencegahan paham radikalisme di empat SMA/SMK, Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, pembagian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak, kegiatan penguatan sinergi kemitraan Program Pembangunan Keluarga, hingga pelaksanaan upacara peringatan HAN dan HARGANAS secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai serta menyerahkan bantuan bagi keluarga berisiko stunting sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas kesehatan keluarga dan tumbuh kembang anak.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Bunda Pendidikan Anak Usia Dini dan Bunda Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak, Nunu Andriani Edy Pratowo, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kepala Badan Intelijen Daerah Kalimantan Tengah, Marsekal Pertama TNI Muhammad Nur, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, M. Iqbal Apriansyah, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta tamu undangan lainnya. (Rkh/Foto:AG) 

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter