Sekilas Info
Kontribusi dari TIM NEWS, 19 Juli 2026 22:11, Dibaca 284 kali.
MMCKalteng – Palangka Raya – Dalam rangka memeriahkan rangkaian Festival Rakyat Nusantara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menggelar acara Huma Betang Night yang dirangkai dengan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026. Acara yang mempertemukan pendukung Argentina dan Spanyol ini berlangsung meriah di kawasan Bundaran Besar, Minggu (19/7/2026) malam, mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya ribuan masyarakat yang tidak hanya antusias menantikan laga puncak sepak bola dunia, tetapi juga disuguhkan dengan ragam pesona seni budaya lokal.
(Baca Juga : Wagub Kalteng Hadiri Rakor Pembahasan Monev PPKM Level 4)
Sebagai penampil pembuka, Sanggar Seni dan Budaya (SSB) Tunjung Nyaho Palangka Raya mempersembahkan kesenian tari tradisional Ikin Sai Galang Dadas dan Galang Bawo. Tarian yang berakar dari bahasa Dayak Maanyan Barito Timur ini bermakna menari Gelang Dadas dan Gelang Bawo.
Setelah dihibur dengan keindahan seni tari, suasana semakin semarak saat anak-anak muda berprestasi dari Kalimbeat Production tampil membawakan alunan musik bergenre rap bernuansa daerah. Penampilan energik dari Rapper Dayak ini sukses memanaskan suasana sebelum Nonton Bareng (Nobar) dimulai.
Selain SSB Tunjung Nyaho dan Rapper Dayak, panggung hiburan rakyat ini juga dimeriahkan oleh deretan seniman kebanggaan lokal lainnya, seperti Yayang Welia, Yeni Yeyen, dan Bung Abet Huke. Menariknya, untuk menambah euforia pesta sepak bola pada malam itu, Huma Betang Night di area Bundaran Besar Talawang turut memfasilitasi area hiburan interaktif dengan menyediakan fasilitas bermain gim bersama (mabar) FIFA di konsol PlayStation (PS). Fasilitas ini disambut sangat antusias oleh para pengunjung, khususnya kalangan anak muda, yang ingin unjuk kebolehan bermain sepak bola virtual sembari menunggu pertandingan sesungguhnya dimulai.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi semacam ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya yang mampu berjalan beriringan dengan semangat zaman.
"Kegiatan Huma Betang Night dan nonton bareng ini bukan sekadar ajang hiburan semata, melainkan sebuah momentum berharga untuk mempererat semangat kebersamaan dan silaturahmi seluruh elemen masyarakat kita. Kolaborasi bersama KADIN dalam Festival Rakyat Nusantara ini juga menjadi langkah strategis yang positif untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pelaku UMKM yang berjualan malam ini. Saya sangat bangga melihat anak-anak muda dan para seniman kita tampil luar biasa melestarikan seni budaya Dayak di tengah euforia global Piala Dunia. Harapan saya, ketertiban dan kebersihan seperti ini dapat terus kita jaga bersama ke depannya," ungkap Linae.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Inspektur Daerah Provinsi Kalteng Eko Sulistiono, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Norhani, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Adiah Chandra Sari. (TRA/Foto:TND)