Sekilas Info
Kontribusi dari Dinas Pendidikan Prov. Kalteng, 08 Juli 2026 14:09, Dibaca 47 kali.
MMCKalteng - PALANGKA RAYA – Kejelasan pelaksanaan Program 1.000 Rumah Guru Berkah dengan skema DP 0 persen menjadi salah satu perhatian Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) dalam audiensi bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, di Aula Pintar Disdik Kalteng, Senin (7/7/2026).
Aliansi mempertanyakan lokasi pembangunan rumah, jumlah guru yang telah menerima manfaat, besaran anggaran, hingga persyaratan bagi guru yang berhak mengikuti program tersebut. Menurut mereka, informasi mengenai program tersebut masih menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat.
(Baca Juga : Dishub Kerahkan 50 Personel untuk Pengamanan Lalin Puncak Perayaan Hari Jadi ke-65 Provinsi Kalteng)
Menanggapi hal itu, Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa Program 1.000 Rumah Guru bukan sekadar wacana, melainkan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Bank Kalteng untuk membantu guru memiliki rumah layak huni.
"Program ini lahir karena kami menemukan masih ada guru yang belum memiliki rumah layak, bahkan ada yang tinggal di laboratorium sekolah. Kami ingin mempermudah akses kepemilikan rumah melalui skema yang lebih ringan, bukan membebani guru," ujar Reza.
Ia menjelaskan, pemerintah memberikan subsidi uang muka sebesar Rp10 juta kepada setiap guru yang memenuhi persyaratan. Selain itu, guru juga memperoleh masa tenggang pembayaran cicilan selama tiga bulan setelah akad, sehingga memiliki waktu menyiapkan kebutuhan rumah sebelum mulai membayar angsuran.
Menurut Reza, program tersebut juga didukung aplikasi berbasis digital yang memungkinkan seluruh guru di Kalimantan Tengah mendaftarkan diri secara terbuka. Sistem itu dibuat untuk memastikan proses berjalan transparan dan memudahkan akses bagi guru yang membutuhkan.
Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus menjadi solusi bagi guru yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat keterbatasan akses pembiayaan.
(Rzn/Foto: Media Disdik) /Edt : EK
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.