Perkuat Pelestarian Lingkungan, Bupati Seruyan Resmikan Penetasan Semi Alami Penyu

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 27 Juni 2026 10:04, Dibaca 593 kali.


MMCKalteng – Sungai Bakau – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Wakil Bupati Seruyan Supian, menghadiri sekaligus meresmikan fasilitas Penetasan Semi Alami (PSA) Telur Penyu yang berada di kawasan wisata Pantai Seribu Cemara, Desa Sungai Bakau, Sabtu (27/6/2026). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian penyu sekaligus memperkuat pengembangan sektor pariwisata berbasis konservasi di Kabupaten Seruyan.

Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa pembangunan penetasan semi alami merupakan bentuk komitmen bersama dalam melindungi habitat penyu yang populasinya perlu terus dijaga. Selain berfungsi sebagai tempat yang lebih aman bagi proses penetasan telur penyu, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata konservasi.

(Baca Juga : Pemda Lamandau bersama KPP Pratama tandatangani MoU )

Bupati juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Penyu Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Juni menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pelestarian satwa laut tersebut. Menurutnya, penyu memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sehingga keberadaannya harus terus dilindungi.


Ia menilai Desa Sungai Bakau memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan wisata yang memadukan konservasi alam dengan edukasi lingkungan. Melalui keberadaan penetasan semi alami, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan pantai, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

"Harapan kami, kawasan ini nantinya berkembang menjadi destinasi wisata yang terintegrasi tanpa mengesampingkan perlindungan habitat penyu. Berbagai potensi seperti pusat edukasi, jalur interpretasi lingkungan, wisata edukatif, pengembangan UMKM lokal, hingga pelibatan generasi muda sebagai pemandu wisata dapat terus dikembangkan," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan menghadirkan fasilitas penetasan semi alami merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, kelompok pengelola, instansi terkait, mitra pembangunan, hingga dunia usaha. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, gagasan, dan kerja sama hingga fasilitas tersebut dapat diwujudkan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga keberadaan penetasan semi alami ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Seruyan, tetapi juga membuka peluang ekonomi masyarakat melalui wisata konservasi serta menjaga kelestarian alam untuk generasi yang akan datang," tuturnya.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Seruyan meresmikan Penetasan Semi Alami Telur Penyu di Desa Sungai Bakau. Peresmian tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Kepala Balai Taman Nasional Tanjung Puting beserta jajaran, para kepala perangkat daerah, perwakilan instansi vertikal, mitra pembangunan, unsur dunia usaha, kelompok pengelola wisata, insan media, serta masyarakat Desa Sungai Bakau.(MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter