Kobar Siap Menyongsong Bebas Sampah 2025

Kontribusi dari Muhammad Agusta Wijaya, 13 April 2018 13:38, Dibaca 689 kali.


MMC Kobar - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini telah menyiapkan berbagai upaya dalam menyongsong "Kobar Bebas Sampah Tahun 2025". Dimana Pemerintah Daerah tengah mencari terobosan dalam pengurangan sampah di tingkat masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kobar Bambang Djatmiko melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Bahan Berbahaya Beracun. Robianur mengatakan kebijakan mengenai bebas sampah tahun 2025 itu berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

(Baca Juga : Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM)

“Dalam rakornas itu dihadiri beberapa Menteri diantaranya Menteri Lingkungan Hidup, dimana dalam Rakornas itu guna mendorong Pemerintah Daerah untuk membuat kebijakan pengelolaan dan pengurangan sampah yang terukur," kata Robianur.

Robianur menambahkan dalam rapat itu juga daerah diberikan waktu satu tahun untuk menyusun dokumen strategi kebijakan yang kemudian dituangkan dalam Rancangan Pembangunan Daerah baik jangka menengah maupun jangka panjang.

"Terkait pengelolaan sampah tidak terpaku paku Dinas Lingkungan saja melainkan melibatkan leading sektor yang lainnya," ujar Robianur.

Dari Pemkab Kobar yang ikut dalam Rakornas pada tanggal 2 April 2018 selain dari Dinas Lingkungan Hidup yang dihadiri kepala DLH Bambang Djatmiko juga Hadir Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Ketua DPRD Kobar Triyanto. Menurut Robianur kebijakan Nasional tentang strategi pengelolaan sampah tertuang dalam Peraturan Presiden No 97 Tahun 2017. Dalam Peraturan Presiden itu ditetapkan target pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen.

"Target itu secara Nasional pada tahun 2025 sudah teralisasi, dan kami di Kobar tengah menyiapkan semuanya untuk memenuhi target itu, untuk pengelolaan sampah kami optimalkan dengan baik karena kita memiliki TPA yang baik jadi sampah dari hulu dan hilir nya sudah terkelola baik di TPA maupun di bank sampah pengangkutan sampah juga mulai ada peningkatan," kata Robianur, Jumat (6/4). Dia pun menambahkan saat ini pihaknya tengah berupaya mengurangi sampah dari sumbernya yakni tingkat masyarakat, sehingga sampah sampah itu nantinya langsung dikelola oleh masyarakat yang melibatkan langsung Rukun Tetangga. (Humas Kominfo Kobar)

Muhammad Agusta Wijaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook