Sekilas Info
Kontribusi dari Rikah Mustika, 19 September 2026 09:09, Dibaca 156 kali.
MMCKalteng – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung memberikan dukungan kepada para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyerahkan bantuan pangan kepada 324 relawan di Istana Isen Mulang, Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (19/9/2026).
Dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan pangan. Pemprov Kalteng juga mengupayakan jaminan sosial berupa asuransi bagi para pekerja yang terlibat dalam penanganan karhutla sebagai bentuk perlindungan selama menjalankan tugas di lapangan.
(Baca Juga : Sahli Gubernur Yuas Elko Hadiri Acara Wisuda Program Sarjana dan Diploma STMIK Palangka Raya)
Dalam arahannya, Agustiar menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi para relawan yang bekerja langsung di tengah situasi karhutla.
“Keselamatan harus nomor satu, kesehatan nomor satu. Kami ingin memastikan bapak dan ibu yang bekerja di lapangan tetap sehat dan terlindungi,” tegas Agustiar.
Ia juga meminta perlengkapan keselamatan bagi personel di lapangan diperhatikan, terutama bagi mereka yang berada di garis depan pemadaman. Menurutnya, kebutuhan perlindungan harus disesuaikan dengan risiko dan kondisi tugas yang dihadapi.
“Yang penting kebersamaan, saling memahami dan saling menjaga. Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi karhutla,” ujarnya.
Terkait perlindungan jangka panjang, Agustiar menyampaikan bahwa pemerintah telah mengurus jaminan sosial bagi para pekerja yang terlibat dalam penanganan karhutla.
“Kami tidak bisa berbuat jauh, tetapi jaminan sosialnya sudah kami urus. Asuransi ini untuk memastikan ada jaminan bagi para pekerja,” katanya.
Agustiar turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur yang terus terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari relawan, TNI, Polri, BPBD hingga Manggala Agni.
“Terima kasih atas dedikasi, perhatian dan kebersamaan dalam pemadaman. Terima kasih telah menjaga keselamatan masyarakat dan kesehatan Kalimantan Tengah,” tutur Agustiar.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyoroti kekompakan seluruh unsur dalam menghadapi karhutla. Ia menyebut sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi kondisi yang masih berlangsung.
“Yang dinilai teman-teman dari pusat, Kalteng ini meskipun kondisinya berat, tetapi kebersamaannya tergambar dan dinilai sangat baik. Kerja sama inilah yang perlu kita lakukan,” ungkap Edy.
Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden menekankan pentingnya pemahaman teknis bagi relawan dalam menjalankan tugas pemadaman. Ia meminta relawan yang belum memahami prosedur penanganan agar berkoordinasi dengan personel yang telah memiliki pengalaman dan pelatihan.
“Kalau ada yang belum terlalu tahu teknis penanganannya, jangan nekat. Silakan berdiskusi dengan BPBD atau Manggala Agni yang sudah pernah mengikuti training dan pelatihan,” jelas Linae.
Linae menambahkan, bantuan pangan yang diserahkan pada kegiatan tersebut baru diberikan kepada sebagian relawan. Selanjutnya, seluruh relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla akan mendapatkan bantuan pangan.
Bantuan pangan yang diserahkan yakni berupa beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula 1 kilogram.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala perangkat daerah Provinsi Kalteng serta para relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla. (Rkh/Foto:Rid)