1.350 Civitas Akademika SMAN 1 Sampit Ikuti Halal Bihalal, Perkuat Karakter dan Kebersamaan

Kontribusi dari Dinas Pendidikan Prov. Kalteng, 01 April 2026 09:21, Dibaca 124 kali.


MMCKalteng - ‎Sampit - Keluarga besar SMA Negeri 1 Sampit melaksanakan kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di halaman sekolah, kegiatan ini diikuti sekitar 1.350 orang yang terdiri dari siswa, guru, tenaga administrasi, serta seluruh civitas akademika sekolah. Selasa, (31/3/2026).

‎Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Halal Bihalal yang dilaksanakan pasca Idulfitri ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai momentum penting dalam memperkuat hubungan sosial di lingkungan pendidikan.

‎Secara konseptual, Halal Bihalal di lingkungan sekolah tidak hanya bersifat seremonial keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi ilmiah, sosiologis, psikologis, dan pedagogis. Dalam perspektif sosiologi pendidikan, kegiatan ini menjadi sarana penguatan kohesi sosial (social cohesion), yaitu upaya mempererat hubungan antarindividu dalam organisasi pendidikan guna menciptakan lingkungan yang harmonis, kondusif, dan kolaboratif.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi bersama, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. Kegiatan inti berupa saling bersalaman dan bermaafan antara siswa, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah menjadi momen yang sarat makna.

‎Momentum saling memaafkan ini menjadi simbol rekonsiliasi sosial serta perbaikan hubungan interpersonal setelah satu tahun menjalani proses pendidikan yang tidak terlepas dari kesalahan, kekhilafan, maupun perbedaan pendapat. Dari sisi psikologis, aktivitas ini terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan emosional, seperti mengurangi beban batin, meredakan konflik, serta memperbaiki kualitas hubungan sosial.

‎Kepala SMA Negeri 1 Sampit, M. Dharma Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini sejatinya direncanakan pada Senin, 30 Maret 2026, namun harus diundur akibat hujan. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari strategi penguatan budaya sekolah dan pembentukan karakter peserta didik.

‎Menurutnya, dalam lingkungan pendidikan yang dihuni oleh individu dengan latar belakang beragam, interaksi sosial yang intens berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik kecil. Oleh karena itu, diperlukan momentum sosial dan spiritual seperti Halal Bihalal sebagai sarana rekonsiliasi, refleksi diri, serta perbaikan hubungan antar warga sekolah.

‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara akademis, kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter (character education) dan pendidikan nilai (value education), yang mencakup nilai religius, sosial, toleransi, empati, serta sikap saling menghormati. Pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui budaya sekolah dan kegiatan sosial-keagamaan.

‎Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini antara lain mempererat silaturahmi, menanamkan nilai moral dan religius, membangun budaya saling menghargai, serta menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan kondusif bagi proses pembelajaran.

‎Ia juga berharap agar Halal Bihalal tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan berkembang menjadi budaya sekolah yang memiliki nilai edukatif, sosial, dan spiritual. Dengan demikian, seluruh civitas akademika dapat memulai kembali kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru, hati yang bersih, serta komitmen yang lebih kuat.

‎Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga dari karakter, moral, etika, serta kemampuan bersosialisasi. Sekolah memiliki tanggung jawab mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, sosial, dan spiritual.

‎Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, SMA Negeri 1 Sampit menegaskan komitmennya dalam membangun budaya sekolah yang religius, harmonis, dan berkarakter. Semangat kebersamaan, silaturahmi, dan saling memaafkan diharapkan mampu memperkuat solidaritas serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
(Ist/Foto: Media Disdik) Edt : EK

Dinas Pendidikan Prov. Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook