Over Kapasitas, Kakanwil Sarankan Kepala Rupbasan Koordinasikan Instansi Penitip Untuk Usulkan Pemusnahan Barang Titipan

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 21 Februari 2019 10:48, Dibaca 414 kali.


MMCKalteng - Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Palangka Raya merupakan satu-satunya yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. mengingat akan hal tersebut, saat ini benda sitaan yang di titipkan di Rupbasan Kelas I Palangka Raya sangat banyak sekali sehingga over kapasitas melebihi dari kapasitas gudang penyimpanan yang ada. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Juliasman Purba saat melakukan peninjauan ke lokasi pada Rabu (20/02) didampingi Kepala Bidang Keamanan Arief Gunawan membenarkan apa yang menjadi keluhan pihak Rupbasan Kelas I Palangka Raya. 

(Baca Juga : Empat Langkah Preventif Cegah Penyebaran Virus Corona di Rutan Palangka Raya)

Dikatakannya, hal ini harus segera diselesaikan agar tidak terjadi permasalahan baru mengingat beban anggaran pemeliharaan yang dimiliki Rupbasan sangat kecil terlebih tidak adanya penambahan personil yang didapatkan pihak Rupbasan selama 2 kali penerimaan CPNS baik untuk penerimaan Tahun 2017 maupun 2018. 

Oleh karena itu Kakanwil menyarankan kepada Pihak Rupbasan agar segera melakukan koordinasi kepada instansi terkait agar permasalahan ini didapatkan jalan keluarnya, apakah itu pemusnahan atau dilaksanakan pelelangan. 

Sementara Kepala Rupbasan Mohammad Rizal Fuadi dalam keterangannya mengatakan bahwa ada 3 (tiga) jenis barang  yang dengan intensitasnya cukup besar yang dititipkan di Rupbasan Palangka Raya yakni BBM, Kayu dan alat tranfortasi seperti Mobil Truk dan Motor roda dua. 

Dengan intensitas yang tinggi tersebut kapasitas gudang kita berbanding terbalik sehingga tidak mencukupi untuk menampung semuanya sehingga halaman- halaman yang ada kita manfaatkan untuk menampung barang-barang tersebut, ungkapnya

Mengenai koordinasi dengan intasi terkait, pihaknya sudah melakukannya. Memang sudah ada intansi yang melakukan pemusnahan akan tetapi benda sitaan yang masuk lebih besar daripada barang yang diselesaikan. Terkait akan hal itu, pihaknya mengambil langkah tegas artinya barang-barang yang masuk ke Rupbasan harus masih dalam keadaan baik dan tidak rusak serta administrasinya lengkap sehingga memudahkan kita dalam perawatannya serta pengadministrasiannya, terang Kepala Rupbasan kepada Humas Kantor Wilayah. (Red-dok. Pirhan Humas Kalteng.Feb 2019).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook