Madrasah Diminta Manfaatkan Momentum

Kontribusi dari Kemenag Kalteng, 08 Januari 2021 15:30, Dibaca 224 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Tingkat kepercayaan masyarakat Kalimantan Tengah kepada madrasah saat ini berada di titik yang membanggakan. Mayoritas madrasah memiliki peminat yang tinggi, sering kali harus menolak calon siswa baru saat pendaftaran.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah H. Abd. Rasyid meminta madrasah di Bumi Tambun Bungai untuk memanfaatkan momentum tersebut. Kepercayaan masyarakat harus diimbangi dengan berbagai terobosan sehingga madrasah semakin maju.

(Baca Juga : Pengawas Pendidikan Lingkup Kemenag Kapuas Dilantik)

“Jika boleh dikatakan bahwa masa kejayaan madrasah ya mulai dari beberapa tahun belakangan ini. Madrasah tak lagi menjadi pilihan kedua, namun sudah menjadi pilihan pertama dan utama,” ujar H. Abd. Rasyid di Palangka Raya, Jum’at (8/1/2021).

Mantan Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara ini meminta kepada kepala dan guru madrasah terus berinovasi dan kreatif dalam menjalankan tugas, sehingga kemajuan dan kejayaan madrasah benar-benar terwujud. Ia menjelaskan, guru di dalam melaksanakan tugas tidak hanya sekedar mengajar tetapi juga tidak melupakan untuk mendidik. 

“Mengajar jauh lebih mudah daripada mendidik,  jika mengajar hanya sampai membuat, dari tidak tahu menjadi tahu, sementara mendidik harus sampai pada tahap pembentukan karakter dan kepribadian siswanya,” bebernya.


Sebagai pendidik, imbuh H. Abd. Rasyid, guru tidak boleh berhenti pada apa yang telah diraih saat ini, tetapi harus terus memupuk dan meningkatkan semangat kompetitif. Baik dalam diri guru itu sendiri maupun anak didiknya.

“Semangat kompetitif juga harus dimiliki oleh guru agar tidak secara terus menerus termotivasi untuk maju,” kata H. Abd. Rasyid.

Salah satu faktor yang menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di madrasah adalah prestasi yang diraih selama ini. Kemudian kelengkapan sarana prasarana, tenaga pendidik, maupun daya tarik lainnya.

“Kementerian Agama terus berupaya mendorong peningkatan kualitas madrasah itu, misalnya melalui dana SBSN,” ungkap H. Abd. Rasyid.

Ditambahkannya, pendidikan pada tingkat madrasah tsanawiyah merupakan titik awal peletakan nilai dasar-dasar doktrinasi  keagamaan dan kebangsaan. Jadi guru harus benar-benar memiliki komitmen dan semangat dalam meletakkan nilai-nilai dasar tersebut.

“Semua itu adalah ikhtiar kita menuju madrasah hebat dan bermartabat,"  beber H. Abd. Rasyid. (Gondo Utomo)

Kemenag Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook