Skrining Kesehatan Sebagai Upaya Deteksi Dini Di Lapas Sampit

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 13 Agustus 2020 14:51, Dibaca 93 kali.


MMCKalteng - Kotawaringin Timur -  Salah satu hak tahanan dan narapidana adalah mendapatkan perawatan serta pelayanan kesehatan. Hal ini yang terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit seperti terlihat di poliklinik Lapas Sampit secara bergantian para narapidana mengikuti Skrining Tubercle Bacillus (TB) gratis, Rabu (12/8/2020).


Kegiatan Skrining TB dan HIV ditujukan kepada seluruh tahanan maupun narapidana secara bergilir dengan tujuan sebagai salah satu upaya deteksi dini dan wujud kesiagaan  terhadap penyakit menular seperti Tuberculosis (TBC) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV).

(Baca Juga : Rapat Persiapan SKB CPNS Tahun 2019 Dan Seleksi Lanjutan Penerimaan Catar Poltekip Dan Poltekim Tahun 2020)


Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit Agung Supriyanto memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terkait dalam kegiatan skrining TB.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak perawatan Lapas yang selalu siaga dengan mengadakan skrinning untuk para warga binaan pemasyarakatan. Dengan begitu, kesehatan para WBP dapat terpantau dan jika ada yang terkena virus TB bisa segera  tindak lanjuti agar tidak menular ke WBP lainnya,” ucapnya.

Selanjutnya dia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk layanan prima di bidang kesehatan. Khususnya ditujukan kepada penghuni baru dan narapidana yang beresiko tertular TBC. Tujuannya, agar WBP yang mengidap TBC bisa ditemukan sejak dini dan dapat segera diobati. Sehingga tidak terjadi penularan.

“Ini sebagai bentuk antisipasi, agar seluruh WBP bisa terus dalam keadaan sehat,” ujarnya. (Red-dok, Humas Kalteng, Agustus 2020).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook