Revolusi Informasi dan Komunikasi Pemprov Kalteng Melalui MultiMedia Center

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 11 Oktober 2019 07:53, Dibaca 661 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - MultiMedia Center (MMC) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) merupakan sebuah revolusi informasi dan komunikasi pemerintahan yang sebelumnya terkesan kaku dan formal menjadi lebih mudah dinikmati oleh masyarakat luas dengan tampilan atau kemasan yang menarik. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Prov. Kalteng Ir. Herson B. Aden, M.Si saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 MMC Kalteng.

"Multimedia Center itu adalah sebuah ide revolusi pemerintahan, saya mengatakan revolusi karena kalau misalkan kita bayangkan stigma orang-orang tentang informasi dari pemerintah begitu kaku, begitu kaku pemerintahan memaparkan informasinya, menyajikan informasi begitu kaku," kata Herson.

(Baca Juga : Gubernur dan KONI Kalteng Siap Berangkatkan 18 Cabor ke PON Papua )

Merespon hal tersebut, Pemprov Kalteng melalui Dinas Kominfo membentuk sebuah unit kerja yang diberi nama MMC Kalteng dengan membangun channel-channel sosial media di semua platform, membuat sebuah portal berita resmi Pemprov Kalteng di website mmc.kalteng.go.id, serta merangkul para komunitas, admin, dan media di Kalteng untuk bekerja sama.

"Langkah pertama adalah membangun channel-channel sosial media yang hampir lengkap di semua lini, kemudian kita juga merangkul komunitas, admin dan mitra, dan itu hampir lengkap," imbuhnya.

Herson menjelaskan kerjasama dengan para rekan media menjadi sangat penting peranannya, agar informasi yang disampaikan pemerintah melalui berbagai channel dan website MMC Kalteng bisa secara utuh disampaikan dan digunakan oleh masyarakat luas dan para rekan media.

"Bagaimana kita bergandengan tangan dengan teman-teman media, untuk kita membuat media yang menjadi rujukan, banyak sekali teman-teman yang menggunakan informasi yang kita sajikan," jelasnya.

Selama dua tahun berjalan, MMC Kalteng dengan website mmc.kalteng.go.id telah dikunjungi lebih dari 3,6 juta kali, channel Instagram @diskominfokalteng telah diikuti lebih dari 29 ribu dan mengunggah 2.348 postingan, channel Youtube Diskominfo Kalteng telah di subscribe oleh lebih dari seribu akun, kemudian Facebook MMCtv rutin melakukan live streaming berbagai kegiatan dari Pemprov Kalteng. 


"Sampai sekarang dua tahun memang belum apa-apa dibanding media-media lain, pembaca kita baru sekitar 3,6 juta selama 2 tahun ini. Tetapi ini merupakan suatu terobosan kita untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, minimal kita memberikan informasi kalau ada hal-hal yang menyimpang dari berita-berita yang ada di lapangan," tuturnya.

Acara perayaan HUT ke-2 MMC Kalteng juga diisi dengan Media Gathering dan diskusi dengan Pemimpin Redaksi (Pimred) Koran Sindo dan Sindonews.com Djaka Susila, bertempat di Kopi Jos, Kamis (10/10/2019). Turut hadir Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Prov. Kalteng H. Muhammad Haris Sadikin yang juga Pimred Harian Palangka Post, Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Edyi Ivan, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 102/Pjg Mayor Inf. Mahsun Abadi, serta para tamu undangan lainnya.

Pemprov Kalteng terus terlibat dalam proses pertukaran informasi dan komunikasi mengenai kebijakan, ide, gagasan dengan masyarakat sebagai penerima dan pelaksana kebijakan. Komunikasi pemerintah yang berkualitas dapat membantu pencapaian tujuan dan meminimalisir krisis atau konflik. Untuk memiliki saluran komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi dalam kemasan yang menarik, dibentuklah MMC Kalteng.

Herson melanjutkan, tidak sedikit pengguna media sosial yang didominasi kaum millenial memberikan apresiasi adanya terobosan ini. Informasi pemerintah daerah yang biasanya terkesan kaku dapat dinikmati di media sosial dengan gaya kekinian.

“Penikmat informasi dari media konvensional mulai bergeser ke digital, dan trennya meningkat. Sebagai langkah strategis, pemerintah harus melakukan transformasi model komunikasi, dan sosmed salah satunya,” tutur Herson.

Perubahan pola komunikasi di era digital dengan semakin masifnya penetrasi internet, diproyeksikan akan semakin mempercepat transformasi ke pola komunikasi model baru. Hal ini menuntut adanya perubahan pola komunikasi pemerintah kepada publik.

Premis ini bukan tanpa alasan yang mendasar, merujuk 2018 Global Digital Report terkait pengguna internet di Indonesia menunjukkan telah mencapai angka 132 juta orang atau berkisar 50 persen dari penduduk dengan durasi penggunaan internet 8 jam 51 menit setiap harinya.

“Konsistensi dalam hal produksi merupakan tantangan, selain terus menemukan ide baru, namun setidaknya kita sudah memulai terobosan dan dari jumlah viewersfollowers, maupun intensitas komentar warganet dalam setiap postingan kami. Menunjukkan ada ruang dialog yang baik pemerintah dengan masyarakat, dan itu pertanda baik,” pungkasnya.

Ketua PWI Prov. Kalteng H. Muhammad Haris Sadikin sangat mengapresiasi pembuatan dari MMC Kalteng. Pihaknya yang bergerak di bidang bisnis media merasa sangat terbantu untuk mendapatkan informasi seputar Pemprov Kalteng.

"Ide pembuatan MMC sangat bagus menurut saya, karena cukup membantu masyarakat untuk mendapatkan info, bahkan untuk kami yang bergerak di bisnis media juga sangat-sangat terbantu dalam memberikan informasi kepada masyarakat," kata Haris.

Haris berharap melalui moment HUT ke-2 MMC kedepannya bisa lebih baik lagi serta terdepan dalam menyampaikan informasi-informasi seputar pemerintahan, yang tentunya akan berdampak terhadap perkembangan media di Kalteng.

"Saya berharap MMC kedepan lebih baik, lebih terdepan menyampaikan informasi-informasi soal pemerintahan, yang tentu saja akan sangat-sangat membantu perkembangan media di kalimantan tengah," pungkasnya.


Melalui perayaan HUT ke-2, MMC memberikan 4 penghargaan kepada para mitra kerjanya, diantaranya, Media cetak terbaik, Media online terbaik, Fotografer terbaik, serta Reporter terbaik. Salah satu penerima penghargaan di kategori Reporter terbaik Muhammad Arief Hidayat dari LKBN Antara Kalteng mengaku sangat terbantu dengan keberadaan MMC Kalteng dalam menunjang kinerja para jurnalis di lapangan.

"Bagi kami keberadaan MMC sangat membantu, khususnya kepada kawan-kawan jurnalis, terlebih pemberian informasi. Terkadang kan kita bisa tidak hadir dalam sebuah kegiatan, namun melalui MMC hal-hal yang kita perlukan, informasi tambahan yang dibutuhkan sudah tersedia disitu, jadi keberadaan MMC sangat membantu sekali," kata Arief. (ARP/Foto:Asep)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook