Uniknya Pertunjukan Alat Musik Tangkurung, Alat Musik Tradisonal Suku Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 01 Agustus 2019 12:18, Dibaca 693 kali.


MMCKalteng - Murung Raya - Setelah mengikuti upacara peringatan hari jadi ke-17 Kabupaten Murung Raya (Mura), Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya melanjutkan kegiatan ramah-tamah, di gedung GPU Tira Tangka Balang, Kamis (1/8/2019).

Ada yang menarik di sela perjalanan Wakil Gubernur Kalteng yang diiringi oleh Bupati Mura dari halaman kantor Bupati menuju gedung GPU Tira Tangka Balang kali ini.

(Baca Juga : Gubernur H. Sugianto Sabran : Pemprov. Kalteng Telah Mempersiapkan Penanganan Covid-19)


Iringan rombongan diikuti dengan pertunjukan Tangkurung dari beberapa orang pria. Tangkurung adalah alat musik karya asli masyarakat suku Dayak Kalteng, tepatnya suku Tanah Siang, Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya. 

Jenis instrument ini tidak terdapat di daerah lain, jadi tidaklah heran bahkan tidak semua warga Kalteng mengetahui keberadaan alat musik ini.


Tim MMC Kalteng menyempatkan diri untuk mewawancarai salah seorang pemain alat musik tangkurung.

"Tangkurung merupakan alat musik yang terbuat dari bahan kayu ulin dan bambu yang disambung memanjang. Tangkurung tergolong dalam jenis alat musik perkusi yang berbentuk tongkat, karena bentuknya itulah sekilas tidak ada yang mengira jika benda ini bisa menghasilkan nada-nada perkusi yang unik," jelas Ramang, salah seorang pemain musik tradisional ini.

"Tangkurung biasanya terdiri atas empat buah, yang dimainkan bersama-sama oleh empat orang. Kalau kurang dari empat, nada yang dihasilkan jadi tidak bagus," tuturnya.

Wagub Kalteng Habib Ismail Bin Yahya terlihat penasaran dan menyempatkan diri mencoba memainkan alat musik tradisonal tangkurung tersebut. (Yds/ Foto:Asf)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook