Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Barito Utara, 17 Oktober 2026 08:00, Dibaca 175 kali.
MMCKalteng - Muara Teweh - Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah di SDN 7 Lanjas dan TK Ceria, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program revitalisasi sekolah sekaligus menyampaikan testimoni pelaksanaan program yang akan dilaporkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan, hingga penyediaan sarana air bersih.
(Baca Juga : Pendidikan Inklusif Terus di Maksimalkan)
Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi utama masa depan yang menentukan kemajuan suatu daerah. Untuk itu, Pemkab Barito Utara berkomitmen memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya.
"Saya sudah mengingatkan kepada seluruh kepala perangkat daerah, khususnya Kepala Dinas Pendidikan, jangan sampai ada masyarakat Barito Utara yang tidak bisa bersekolah hanya karena tidak memiliki biaya. Kita gratiskan dari jenjang SD sampai SMP, sementara untuk jenjang SMA kita berkoordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah," tegas Bupati.
Selain pembebasan biaya sekolah, pemerintah daerah juga menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi, serta bantuan personal berupa seragam, buku, tas, hingga sepatu bagi peserta didik yang membutuhkan.
Mengenang masa mudanya saat mengenyam pendidikan dari Muara Teweh hingga ke Palangka Raya, Banjarmasin, dan Malang, Bupati menceritakan betapa sulitnya akses transportasi pada masa lalu. Pengalaman tersebut menjadi pelecut semangatnya untuk terus mempermudah akses pendidikan dan pelayanan publik bagi generasi muda Barito Utara saat ini.
Di samping sektor pendidikan, Pemkab Barito Utara terus memacu pembangunan infrastruktur penunjang guna membuka konektivitas antarwilayah, yaitu pembangunan jalan dan jembatan strategis, seperti Jembatan Tumpung Laung di Kecamatan Montallat dan penanganan akses di Kecamatan Lahei, terus didorong. Pemkab menargetkan seluruh kecamatan di Barito Utara terhubung jalur darat pada periode 2028–2029 untuk memangkas waktu tempuh masyarakat.
Selain itu, Pemkab Barito Utara juga berupaya menaikkan status RSUD Muara Teweh dari Kelas C menjadi Kelas B. Untuk mendukung hal tersebut, target pemenuhan dokter spesialis dinaikkan dari yang ada saat ini (sekitar 18 orang) menjadi 30 orang dokter spesialis.
Menutup sambutannya, Bupati mengapresiasi bantuan program revitalisasi sekolah dari kementerian dan balai terkait. Ia meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan pendataan yang matang dan terarah agar seluruh bantuan sarana-prasarana maupun fasilitas pendukung tepat sasaran serta berdampak langsung pada mutu pembelajaran.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran perangkat daerah, camat, kepala sekolah, dan tenaga pendidik untuk menerapkan prinsip kerja ikhlas, cerdas, keras, dan cepat demi mengawal 11 program unggulan serta 12 kegiatan prioritas daerah.
"Kita tidak hanya ingin memiliki bangunan sekolah yang bagus, tetapi juga ingin melihat guru yang semakin berkualitas, peserta didik yang berprestasi, serta akses pendidikan yang merata. Mari kita bergandengan tangan mewujudkan Barito Utara yang semakin maju dan masyarakat yang semakin sejahtera," pungkasnya. (Ummi - Dok: Haspi_Diskominfosandi/2026)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.