Parade Wastra Kriyanusa 2026, Dekranasda Seruyan Kenalkan Warna Budaya Daerah

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 28 September 2026 08:53, Dibaca 477 kali.


MMCKalteng – Kuala Pembuang – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Seruyan, Welduline Ahmad Selanorwanda, turut ambil bagian dalam Pameran Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Kriyanusa 2026 menjadi salah satu ajang nasional yang mempertemukan berbagai potensi kerajinan dari daerah di Indonesia. Kegiatan yang mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” tersebut menjadi ruang promosi bagi produk kriya, wastra, dan karya kreatif para perajin Nusantara.

(Baca Juga : Lokakarya Mini, Upaya Tingkatkan Sinergitas dan Peran Lintas Sektor)

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Seruyan mengikuti Parade Pakaian Daerah (Wastra) Dekranasda Kabupaten/Kota yang digelar di Panggung Utama Kriyanusa 2026, Hall B JICC.

Parade wastra tersebut menampilkan beragam busana tradisional dan kain khas dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap daerah membawa karakter budaya masing-masing sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan wastra Nusantara kepada masyarakat secara lebih luas.

Keikutsertaan Kabupaten Seruyan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus menunjukkan potensi kerajinan yang dimiliki kepada masyarakat dan pelaku industri kreatif di tingkat nasional.


“Keikutsertaan kita di Kriyanusa ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wastra dan potensi kerajinan Kabupaten Seruyan agar semakin dikenal, tidak hanya di daerah tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Welduline Ahmad Selanorwanda.

Menurutnya, promosi produk kerajinan daerah perlu terus dilakukan secara konsisten agar karya para perajin memiliki ruang yang lebih luas untuk dikenal dan dikembangkan. Kehadiran dalam pameran nasional juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan membuka peluang pemasaran bagi produk lokal.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat memberikan motivasi kepada para perajin Seruyan untuk terus berkarya, meningkatkan kreativitas dan kualitas, serta berani mengembangkan produk yang memiliki daya saing,” lanjutnya.

Momentum Kriyanusa 2026 juga diharapkan dapat mendorong para perajin di Kabupaten Seruyan untuk melakukan inovasi dengan tetap mempertahankan karakter dan nilai budaya daerah. Dengan demikian, produk kriya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pameran Kriyanusa 2026 yang berlangsung pada 26–30 September 2026 turut menghadirkan berbagai agenda, di antaranya pameran produk kerajinan Nusantara, Lomba Stan Terbaik, serta Lomba Karya Kriya Potensial.


Melalui partisipasi tersebut, Dekranasda Kabupaten Seruyan terus berupaya mendorong pengembangan potensi kerajinan lokal sekaligus memperluas ruang promosi bagi hasil karya perajin daerah. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk Seruyan di tengah persaingan pasar yang semakin luas.

“Semoga kehadiran Seruyan di Kriyanusa dapat menjadi langkah untuk terus mengangkat potensi kriya dan wastra daerah, sehingga karya para perajin semakin dikenal dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkas Welduline.

Keikutsertaan Dekranasda Kabupaten Seruyan pada ajang berskala nasional ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif daerah. Dengan semangat berkarya dan berinovasi, potensi kriya lokal diharapkan semakin berkembang dan mampu membawa nama Kabupaten Seruyan, Bumi Gawi Hatantiring, ke tingkat yang lebih luas. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter