Petugas Lapas Muara Teweh Berhasil Gagalkan Penyeludupan Hp Yang Diselipkan Kedalam Celana Dalam

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 10 Oktober 2018 11:04, Dibaca 552 kali.


MMCKalteng – Prestasi kembali diraih oleh seorang CPNS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Muara Teweh, adalah Fitta Anggraini seorang CPNS Lapas yang berhasil menggagalkan penyeludupan sebuah handphone kedalam Lapas yang diselipkan didalam celana dalam seorang ibu yang mau membezuk/melaksanakan kunjungan ucap Sarwito Kepala Lapas, Rabu (10/10).

Diceritakan kronologis kejadian, bahwa ada seorang ibu mau melakukan bezuk/kunjungan kepada salah satu kerabatnya yang merupakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Muara Teweh. Sebelumnya petugas (Fitta Anggraini) memberitahukan kepada seluruh pembezuk agar seluruh barang bawaan (barang berharga termasuk HP dan lainnya) dititipkan di locker yang sudah disediakan.

(Baca Juga : Dalam Sehari Kanwil Kalteng Laksanakan 2 Kegiatan )

Setelah ditanya petugas, sang ibu menjawab tidak membawa apa-apa selain bungkusan makanan untuk kerabatnya didalam Lapas. Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaan, hasilnya aman tidak ditemukan satupun barang yang dilarang masuk kedalam Lapas. Akan tetapi pada saat dilakukan penggeledahan keseluruh badan, terlihat perubahan raut muka sang ibu yang sebelumnya biasa saja menjadi seolah gugup.

Hal ini tentu menjadi kecurigaan petugas kita, sehingga petugas kembali memeriksa secara detail seluruh badan (termasuk daerah sensitif). Setelah dilakukan pemeriksaan  ternyata ada sesuatu hal yang gancil karena terasa ada yang janggal dan terlihat  mengganjal didaerah sensitif tersebut. Tanpa membuang waktu lama, patugas meminta kepada yang bersangkutan untuk mengeluarkan apa yang disembunyikannya.

Alhasil, setelah dikeluarkan ternyata sebuah hp yang dibungkus plastik rapi dengan diikat pakai tali rapia. Atas temuan tersebut, si Ibu kita mintai keterangan secara detail oleh petugas apa maksud dan tujuannya menyeludupkan hp kedalam Lapas.

Padahal setiap hari kita sudah memberikan arahan kepada seluruh WBP yang ada agar memberitahukan keluarganya yang mau melakukan bezuk kunjungan dilarang membawa barang-barang terlarang seperti Hp dan yang lainnya.

Kita sudah menyediakan warung Telepon Pemasyarakatan (Wartel PAS) yang bisa digunakan para warga untuk berkomunikasi dengan pihak keluarga yang diluar. Aturan sudah kita tegakan karena komitmen kita untuk menjadikan Lapas Muara Teweh yang anti Halinar (HP, Narkoba dan Pungutan Liar). Oleh karena itu sebagai sanksinya maka kita melakukan penyitaan barang tersebut yang nantinya akan kita musnahkan secara bersamaan dengan hasil penggeledahan yang secara intensif kita lakukan kedalam blok-blok Lapas, ucap Sarwito Kepala Lapas kepada Humas Kantor Wilayah Kemenkumham Kalteng. (Red-dok. Pirhan Humas Kalteng.Okt. 2018).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook