Inspektur Wilayah II Minta Upt Pemasyarakatan Dan Imigrasi Se-Kota Palangka Raya Berkomitmen Beri Kinerja Pasti

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 23 September 2018 22:56, Dibaca 457 kali.


MMCKalteng– Seluruh Pejabat Struktural yang ada baik di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan maupun Imigrasi Se-Kota Palangka Raya berkumpul di Aula Lapas Kelas II A Palangka Raya pada Jum’at (21/09) dalam rangka pembekalan serta arahan dari Inspektur Wilayah II (Nugroho) terkait audit kinerja dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Plh. Kepala Kantor Wilayah dalam hal ini Kepala Divisi Pemasyarakatan Anthonius Mathius Ayorbaba membuka kegiatan yang dimulai pada pukul 13.30 WIB ini. Dalam sambutan pembukanya, Anthon mengatakan bahwa dalam rangka melaksanakan tusi dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang ada dalam program kerja maka sudah seharusnya ada sebuah pengawasan melekat yang berjenjang, hal ini sebagai bentuk sebuah evaluasi agar apa yang melenceng dari tujuan utama bisa dikontrol dengan baik.

(Baca Juga : Tentara Masuk Lapas. Ada Apa?)

Pada kesempatan ini kita yang ada di Kalimantan Tengah lebih khusus yang ada di Kota Palangka Raya merasa bersyukur karena pihak pimpinan turun langsung untuk memberikan pembekalan maupun arahan terkait pelaksanaan reformasi birokrasi, apakah sudah benar pelaksanaannya. Oleh karena itu melalui kesempatan ini kita gunakan sebaik-baiknya untuk melakukan dialog agar apa yang menjadi permasalahan dalam berkinerja bisa mendapatkan solusinya. 

Sementara Inspektur Wilayah (Irwil) II dalam arahannya mengatakan bahwa dirinya selama menjalani dinas di Kalimantan Tengah sejak tanggal 18 September 2018 kemaren sudah melakukan audit tusi pelaksanaan reformasi birokrasi dilingkungan Pemasyarakatan yang ada di Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah diantaranya Rutan Kelas II B Buntok, Lapas Kelas II B Muara Teweh, Bapas Kelas II Muara Teweh, Rutan Kelas II B Tamiang Layang, Lapas Kelas II B Sampit, Lapas Kelas II A Palangka Raya serta pada Divisi Pemasyarakatan. 

Selain itu juga dirinya menyempatkan diri untuk melakukan peninjauan ke Kantor Imigrasi Kelas I Palangka Raya serta kedua UPT Pemasyarakatan yang sedang melaksanakan proyek pembangunan yakni LPKA Kelas II Palangka Raya serta LPP Kelas II A Palangka Raya. Alhasil dari kunjungan audit kinerja tersebut  lokasi dirinya cukup puas dan bangga, karena seluruh UPT yang dikunjunginya terlihat bersih dan rapi, cat bangunan kantor ditata serta didesain bagus sehingga enak untuk dipandang. Begitu pula adanya taman-taman yang menghiasi sehingga menambah kesejukan dalam berkinerja. 

Terkait pelayanan, Irwil II mengatakan bahwa sudah sebagian besar UPT melaksanakan dengan baik yakni tempat yang ditata dengan baik serta adanya fasilitas umum yang disediakan seperti adanya SOP kunjungan, fasilitas Wartel Pemasyarakatan, Database Pemasyarakat yang bisa digunakan para warga untuk mengetahui kapan waktunya pengajuan PB, CB maupun Assimilasi, adanya kotak pengaduan sampai kepada sarana lainnya seperti penyediaan bak sampah dan tempat cuci tangan para tamu/keluarga pengunjung. Sedangkan untuk pelayanan di Imigrasi terdapat SOP lengkap semua kepengurusan layanan keimigrasian, adanya ruang layanan disabilitas, adanya layar/alat indeks kepuasan masyarakat sampai kepada kotak pengaduan. 

Untuk UPT yang sedang melaksanakan proyek pembangunan dari hasil pantauannya, dikatakan bahwa proses pembangunan sudah dilaksanakan dengan baik akan tetapi diharapkan untuk LPKA agar mengoptimalkan dana sisa pembangunan agar bisa dilaksanakan pengadaan meubelair sedangkan untuk LPP agar diharapkan menambah jam kerja agar proses pembangunan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. 

Dikatakannya, di era digitalisasi sekarang ini semua kinerja berintegrasi dengan teknologi. Oleh karena itu bukan  hanya fisik yang kita punya akan tetapi juga harus mampu dan menguasai  ilmu dan teknologi sehingga tidak ketinggalan. Ditahun 2019 mendatang kita sudah menerapkan apa yang dikatakan dengan pengisian jurnal harian, bukan hanya absensi yang diharapkan akan tetapi pembayaran tunjangan kiinerja berdasarkan daftar isian jurnal yang kita isi setiap hari, oleh karena itu mulai sekarang diharapkan seluruh pegawai mampu mengoperasikan komputer dan bisa mengisi jurnal harian yang ada dalam situs simpeg kemenkumham. 

Bicara tentang Integritas, setiap pegawai dituntut untuk memiliki integritas terhadap tusinya masing-masing, tidak mudah diimig-iming suap serta mampu menjadi teladan bagi semua. Bebas narkoba dengan melakukan tes urine pegawai secara keseluruhan dan apabila ada yang positif wajib diberi tindakan dan hukuman disiplin kepada pegawai yang bersangkutan tanpa pandang bulu. 

Ingat, dalam hal ini kita merupakan warga Pengayoman, jadi sudah sepantasnya kita menjadi contoh bagi semua baik itu dalam keluarga, kedinasan maupun di lingkungan masyarakat. Dan pada kesempatan ini dirinya mengajak kepada semua agar berkomitmen untuk menunjukan kinerja yang baik, dan bertanggungjawab serta dapat melaksanakan nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transfaran dan Inovatif) agar Kemenkumham bisa menjadi Kementerian yang berkelas dunia, ungkap Nugroho Inspektur Wilayah II. 

Pada kegiatan Pembekalan dan arahan Irwil II ini juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika (LKPN) Kelas III Kasongan dan Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sampit. (Red-dok. Pirhan Humas Kalteng.Sept 2018).

 

 

 

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook