Beri Pengarahan, Kakanwil sampaikan 8 Pesan untuk Membangun Pemasyarakatan yang SMART

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 31 Juli 2018 15:00, Dibaca 679 kali.


MMCKalteng - Dua pekan sudah berlalu pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, tentu banyak langkah strategis yang telah dijalankan Kementerian Hukum dan HAM untuk mengatasi terulangnya kejadian serupa. Dimulai dari Inspeksi Mendadak (Sidak) serentak di Lapas/Rutan seluruh Indonesia. Minggu (22/7). melakukan pergantian/pergeseran pejabat dilanjutkan pengarahan Menteri Hukum dan HAM dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan di Graha Pengayoman. Kamis (26/7).  

Dalam arahan yang disampaikan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly dihadapan Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Lapas/Rutan se-Indonesia yang hadir, salah satunya adalah terkait Integritas. Yasonna secara gamblang mengatakan bahwa penyebab terjadinya praktek ilegal di Lapas Kelas I Sukamiskin karena tidak adanya integritas petugas pemasyarakatan. Orang yang berintegritas tentu  memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat.

(Baca Juga : USAI RESMI MENJADI PUCUK PIMPINAN DI KEMENKUMHAM KALTENG, KAKANWIL DAN STAF AHLI MENTERI BIDANG HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA BERI ARAHAN PEJABAT DAN PEGAWAI)

Menindaklanjuti hal tersebut, sebagai pimpinan tertinggi di Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Wilayah, Yoseph sudah melakukan beberapa langkah administratif yaitu melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja secara berjenjang mulai dari Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Lapas/Rutan, KPR, KPLP, Kasubsi Keamanan Ketertiban, Kepala Regu Pengamanan hingga Petugas P2U yang ada di Unit Pelaksana Teknis se-Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, Yoseph memimpin langsung sidak yang dilakukan serentak di Lapas/Rutan yang ada di wilayah Kalimantan Tengah, dan berdasarkan penyisiran yang dilakukan Ratusan petugas di setiap kamar para tahanan, tidak terkecuali blok/kamar tahanan terpidana kasus korupsi. Lapas/Rutan yang ada di Kalimantan Tengah tidak ditemukan adanya kamar khusus yang menyediakan fasilitas mewah seperti AC, Dispenser maupun kloset duduk seperti yang menjadi temuan di Lapas Kelas I Sukamiskin.

“Kalian adalah 17.528 CPNS yang direkrut oleh Kementerian Hukum dan HAM dan kalian adalah orang-orang hebat yang lulus dengan kemampuan sendiri dan dengan cara yang bersih” ungkap Yoseph saat berikan pengarahan kepada CPNS di Aula Lapas Kelas IIA Palangka Raya. Selasa (31/7).

Dalam pengarahannya, Yoseph yang didampingi oleh Kepala Divisi Administrasi, Hajrianor, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Anthonius M. Ayorbaba dan Kepala Divisi Imigrasi, Ignatius Purwanto menyampaikan 8 poin penting yang menjadi pesan kepada CPNS untuk membangun Pemasyarakatan yang SMART, antara lain adalah (1) bekerjalah dengan bersih; (2) baktikan diri untuk bangsa dan negara; (3) jangan pernah terlibat narkoba; (4) jangan pernah terlibat sesuatu yang melanggar SOP dan teruslah bekerja sesuai dengn koridor yang ada; (5) miliki tekad; (6) Berkomitmen kepada diri sendiri; (7) Integrity, Legacy, Kerja Keras, bangun dan milikilah integritas.

“Jadilah mata dan telinga saya, berikan laporan tetapi jangan bohong-bohongan. Catat nomor WA saya dan jangan ragu untuk melaporkan kepada saya secara langsung apabila ada senior maupun pimpinan yang melakukan perbuatan illegal dan tidak sesuai dengan SOP. Jangan takut karena apapun informasinya sifatnya rahasia karena hanya anda dan saya yang tau” tegas Yoseph mengakhiri pengarahan kepada CPNS. (Humas Kalteng)

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook