Kepala Subdirektorat Rujukan Statistik Jelaskan Tentang Klasifikasi Statistik Pada Acara Pembinaan SDM Statistik

Kontribusi dari Rikah Mustika, 24 Juli 2018 10:42, Dibaca 619 kali.


MMCKalteng-Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara Pembinaan SDM Statistik Sektoral di Aula Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (24/7).  

Kepala Subdirektorat Rujukan Statistik, Direktorat Diseminasi Statistik, BPS RI, Ir. Ahlam, M.Si menjelaskan klasifikasi statistik terbagi menjadi 3 yaitu statistik dasar, statistik  sektoral, dan statistik khusus. Kegiatan statistik yaitu sensus, kompilasi produk administrasi, survei, dan cara lainnya sesuai dengan TI.

(Baca Juga : Rakor Update Bank Data Kalteng)

Beliau mengatakan survei yang hasilnya disebarluaskan atau dapat dimanfaatkan oleh pihak lain, wajb menyerahkan hasilnya. Publikasi bisa berbentuk media cetak, media komputer atau media lainnya, dan diserahkan paling lambat 30 hari sebelum publikasi disebarluaskan kepada pihak lain.

Satu Data Indonesia (SDI) merupakan perbaikan data kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar K/L/I/D sebagai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan juga data induk.

Pemerintah daerah hanya memiliki satu perangkat daerah yang menjalankan tugas walidata daerah dan dilaksanakan oleh perangkat daerah yang bertugas mengelola dan menyebarluaskan data. Tugas walidata adalah untuk memeriksa kesesuaian data, menyebarluaskan data dan metadata, membantu pembina data, serta berpartisipasi aktif dalam forum satu data.

Penyebarluasan data adalah pemberian akses, pendistribusian, dan pertukaran data yang dilakukan oleh walidata melalui Portal Satu Data yang menyediakan akses kepada kode referensi, data induk, data prioritas, dan jadwal rilis. Untuk mengakses data tersebut, instansi pusat dan daerah tidak memerlukan dokumen nota kesepahaman, perjanjian kerja ataupun dokumen lainnya. Kegiatan forum data dikelola dengan cara perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan, serta pembiayaan.

General Statistics Busines Process Model (GSBPM) adalah proses bisnis yang sesuai kerangka baku dan terminologi proses statistik yang harmonis. Tahapan pelaksanaannya yaitu identifikasi kebutuhan, membuat dan mengeimplementasikan rancangan, pengumpulan, proses/pengolahan, analisis, diseminasi, serta evaluasi. Data yang berkualitas memiliki ciri-ciri yang relevan, akurat, tepat waktu, mudah diakses dan ditafsirkan, konsisten, dan berkelanjutan. (Rikah / Foto : Asep)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook