Pesantren Kilat, Tadarus Sampai Buka Puasa Bersama Warnai Kegiatan Ramadan Warga Binaan Pemasyarakatan

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 30 Mei 2018 14:30, Dibaca 621 kali.


MMCKalteng - Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, karena pada bulan tersebut setiap amal perbuatan yang kita laksanakan pahalanya dilipat gandakan oleh Allah SWT sebanyak 10 kali dibandingkan daripada bulan-bulan lainnya.

Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa dibulan yang penuh kemuliaan ini sekaligus untuk memberikan kegiatan pembinaan kepada warga binaan Pemasyarakatan (WBP), Unit Pelaksanana Teknis (UPT) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah diantaranya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan juga Rumah Tahanan Negara (Rutan) melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat, Tadarusan sampai kepada kegiatan buka puasa bersama.

(Baca Juga : Sebagai Fasilitasi, Kadiv Administrasi Bicara Target Kinerja B03 Pada Rakor Kolaborasi Internal Kantor Wilayah )

Dari Lapas Muara Teweh, Kepala Lapas Sarwito mengatakan bahwa dengan bekerjasama dengan Kementerian Agama setempat pihaknya melaksanakan kegiatan keagamaan yang lebih bervariatif dibandingkan pada bulan-bulan lainnya seperti kegiatan Pesantren Kilat, Ceramah Agama, Tadarusan. Dikatakannya bulan ini kita melaksanakan pembinaan keagamaan kepada para WBP lebih lengkap.

Dari LPKN Kasongan, Kepala Lapas Sudirman Jaya melaporkan bahwa selama puasa kegiatan-kegiatan yang pihaknya lakukan meliputi kegiatan tadarusan serta ceramah agama yang bekerjasama dengan Kementerian Agama setempat.

Dari Lapas Sampit, dijelaskan  "Bahwa kegiatan Pesantren Kilat yang dilaksanakan adalah kegiatan kedua yang kita laksanakan," ucap Mohammad Khaeron Kepala Lapas Sampit saat menjelaskan kepada Humas Kantor Wilayah. Menurutnya pesantren yang kita lakukan sebelumnya telah selesai. Dan dibulan berkah ini kita kembali kita lanjutkan dengan peserta yang berbeda pula. Sementara kegiatan tadarus dan yang lainnya tetap kita laksanakan.

Begitu juga halnya yang dilakukan oleh Lapas Pangkalan Bun, menurut Kusnan Kepala Lapas mengatakan  "Bahwa kegiatan-kegiatan keagamaan dibulan ini lebih kita tingkatkan karena selain nilai ibadahnya lebih banyak dari bulan lainnya juga membuka kesempatan bagi instansi atau lembaga lainnya untuk bergabung bersama memberikan pembinaan kepada para WBP, salah satunya yakni kegiatan buka bersama dari para mahasiswa Stikes Pangkalan Bun bersama para petugas dan para WBP" pungkasnya.

Dari Rutan Buntok, juga demikian adanya Kepala Rutan Mastur menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan yang dilakukan lebih sama seperti biasanya akan tetapi waktunya diperbanyak dan diperpanjang seperti kegiatan tadarusan. sehingga dibulan yang penuh berkah ini benar-benar bisa membawa manfaat bagi kita semua terutama bagi mereka WBP yang butuh pendidikan agama sebagai bentuk untuk menyadarkan mereka kembali kejalan yang benar.

Dari Tamiang Layang, kegiatan Tadarusan pada bulan ramadan ini pesertanya lebih banyak dibandingkan pada bulan-bulan sebelum puasa, ucap Wahyudi Kepala Rutan. Menurutnya tanpa disuruh dan di perintah, para WBP dengan sendirinya aktif mengikuti kegiatan tadarusan yang dipandu oleh petugas dari Kementerian Agama setempat dan juga petugas Rutan sendiri.

Dari Kuala Kapuas, Husaini Kepala Rutan Kuala Kapuas menyampaikan bahwa kegiatan pengajian Rutin yang biasanya cuma diikuti sekitar 50-60 orang saja, sekarang kegiatan pengajian dan tadarusan pada bulan puasa ini bisa mencapai sekitar 100 hingga 150 orang pesertanya dan hal ini merupakan bukti nyata dari Allah SWT bahwa ramadan adalah bulan Al-Qur’an yang penuh berkah.

Dan terakhir dari Palangka Raya, tampak 3 UPT yang masih menjadi satu yakni Lapas, LPP dan LPKA Palangka Raya masing-masing melaksanakan kegiatan tadarusan sebagai bentuk pembinaan keagamaan dibulan ramadan ini, ungkap Priyarso Kepala Lapas Palangka Raya yang didampingi Mubasiruddin Kepala LPKA dan Dyah Wandansari Kepala LPP. Menurut mereka, selain kegiatan tadarusan, kita juga sering melaksanakan kegiatan buka puasa bersama terutama yang diminta dari pihak terkait dari luar Lapas.

Dari Rutan Palangka Raya, kegiatan pesantren kilat yang telah dilaksanakan berjalan dengan baik dan lancar. Menurut Akhmad Zaenal Fikri Kepala Rutan menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan keagamanan di Rutan Palangka Raya pada bulan ramadan ini intennya lebih ditingkan dari bulan-bulan sebelumnya. Hal ini tidak lain adalah untuk menjemput ridho Allah SWT dan juga ganjaran lipatan pahala yang 10 kali lebih besar dan itu yang memacu para WBP kita untuk melakukan ibadahnya.    

Sementara dari Bapas Palangka Raya, kegiatan bimbingan kepribadian kerohanian klien Pemasyarakatan dilaksanakan dengan acara buka puasa bersama, ungkap Herry Muhammad Ramdan Kepala Bapas Palangka Raya.

Menanggapi Kegiatan yang dilakukan, Yoseph Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah yang diwakili Kepala Divisi Pemasyarakatan Anthonius Mathius Ayorbaba memberikan apresiasinya terhadap Lapas/Rutan yang secara penuh tanggung jawab sudah melaksanakan surat edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Nomor  nomor : SEK.04-UM.06.02 Tahun 2018 tentang Kegiatan Keagamanaan di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Diharapkan, mampu mengemban tugas dan fungsinya memberikan pembinaan baik kepada sesama pegawai juga kepada narapidana/tahanan yang tersebar di Lapas/Rutan Se-Kalimantan Tengah dan tetap jaga keamanan, ketertiban lingkungan yng sudah berjalan dengan baik dan kondusif. (Red-dok. Pirhan Humas Kalteng.Mei. 2018).  

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook