SEKDA KALTENG PANTAU KEGIATAN SIDAK DAN OPERASI PASAR BAWANG MERAH dan GULA PASIR JELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H

Kontribusi dari DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH, 22 Mei 2020 10:14, Dibaca 882 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Satgas Pangan Pemprov Kalimantan Tengah melaksanakan Sidak dan Operasi Pasar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah yang digelar pada tanggal 22 Mei 2020 berlokasi di kompleks Pasar Besar Jl. Halmahera, Kota Palangka Raya.

Sidak dan Operasi Pasar yang dilakukan kali ini difokuskan pada komoditas bawang merah dan Gula Pasir yang beberapa minggu ini mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi, dimana berdasarkan pantauan harga bawang merah sebelumnya mencapai Rp 65.000,-/kg sedangkan gula pasir Rp. 16.000,-/kg di pedagang eceran. Harga ini sudah jauh melampaui HET yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 32.000,- untuk bawang merah dan gula pasir Rp 12.500,-

(Baca Juga : Dinas Ketahanan Pangan Gelar Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Pangan Lokal)

Sehubungan hal tersebut, maka Pemprov Kalteng bekerjasama dengan Bulog melakukan operasi pasar khusus 2 komoditas tersebut untuk tetap menjaga stabilisasi pasokan dan harga agar pada saat Hari Raya Idul Fitri masyarakat tetap memperolehnya dengan harga terjangkau.

Sekretaris Daerah Prov Kalteng, Fahrizal Fitri yang sekaligus Ketua Satgas Pangan Provinsi Kalteng mengungkapkan bahwa Sidak dan Operasi Pasar (OP) saat ini sangat penting dilakukan karena harga kedua komoditas ini sudah jauh melebihi HET. “Jangan sampai terjadi gejolak di masyarakat, khususnya pada saat menjelang Hari Raya seperti ini sangat terasa dampaknya bagi masyarakat yang pasti memerlukan untuk mempersiapkan kebutuhan dalam rangka menyambut moment silaturahmi keluarga,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Lilis Suriani, yang juga hadir dalam kegiatan ini mengatakan, “OP ini dilakukan oleh Pasar Mitra Tani yang difasilitasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, merupakan upaya Pemprov Kalteng menjaga harga pangan sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat terlebih yang akan merayakan Idul Fitri di tengah meluasnya wabah virus corona atau Covid-19 di Palangka Raya," ucapnya.


"Pada saat ini kami menjual bawang merah seharga Rp 50.000,-/kg jauh dibawah harga pasar, bahkan lebih murah dari pedagang pemasok yang saat ini menjual Rp 54.000,-/kg sedangkan di eceran kemaren harganya sudah mencapai Rp 60.000 – Rp 65.000,-. Selanjutnya masyarakat dipersilahkan berbelanja Bapok di Pasar Mitra Tani (PMT) Provinsi Kalimantan Tengah yang beralamat di Dinas Ketahanan Pangan Jl. Willem AS No. 09, Palangka Raya buka setiap hari Senin – Jumat mulai pukul 08.00 – 15.30 Wib. Komoditas yang dijual yaitu beras, telur, cabe, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih dan daging beku. Harga-harga yang kami jual lebih murah dari pasar. Pada saat pemantauan hari ini, kondisi harga beberapa komoditas Pangan di Pasar Besar Kota Palangka Raya tingkat eceran : bawang Merah Rp 63.000/kg, Rp bawang Putih Rp 35.000/kg, cabe merah keriting Rp 45.000/kg, cabe rawit Rp 40.000/kg, daging sapi Rp 135.000/kg, daging ayam ras Rp 42.000/kg, telur ayam ras Rp 21.500/kg, gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng Rp 11.000/lt dan tepung terigu Rp 7.000/kg," jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kalteng, Mika Ramba Kendenan mengatakan jika operasi pasar sudah berlangsung sejak Senin 18 Mei 2020. "Sejak hari Senin kita lakukan operasi pasar dan hari ini kita lakukan di Pasar Besar untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Idul Fitri," jelasnya.


Untuk saat ini pihaknya fokus dengan gula mengingat beberapa hari terakhir stok di pasaran langka dan harganya termasuk tinggi yakni mencapai Rp16 ribu per kilogram. Namun pihaknya juga menyiapkan beras dan minyak goreng.

"Kita operasi pasar sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 12.500 per kilogramnya. Operasi pasar ini diserbu oleh masyarakat karena selisih harga di pasar cukup jauh," katanya

Dia menambahkan bahwa pihaknya sudah mendapatkan suplai gula sebanyak 300 ton. "Ini diharapkan bisa menurunkan harga gula di pasaran supaya masyarakat tidak terbebani dengan harga yang tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri," tutupnya.

DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook