Wabup Hadiri Pelantikan dan Buka Pelatihan Anggota Panwas Kecamatan

Kontribusi dari Gusti Mahfuz, 22 Desember 2019 17:05, Dibaca 566 kali.


mmckalteng - KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas H M Nafiah Ibnor membuka secara langsung kegiatan pelatihan anggota Panitia Pengawas Pemilu (panwas) Kecamatan tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas yang mana sebelumnya dilakukan pelantikan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Iswahyudi Wibowo didampingi Koordinator sumber daya manusia dan organisasi Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah Tity Yukrisna dan empat komisioner Bawaslu Kabupaten Kapuas yaitu Charles B Kanta, Ana Rahimah, Libu dan Untung Supriadi, Minggu (22/12/2019) pagi di Aula Bappeda Kapuas Jalan Tambun Bungai.

(Baca Juga : Pemko Palangka Raya Sambut Baik Pencanangan Germas)


Wakil Bupati Kapuas dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelantikan panwas yang baru dilantik itu merupakan wujud kelengkapan demokrasi, tiap tahapan pemilu harus terlaksana sesuai aturan serta Bawaslu harus independen dan mandiri. Oleh sebab itu, kegiatan pelatihan kepada anggota panwas kecamatan se Kabupaten Kapuas ini agar dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu.


“Tantangan kerja pengawas pemilu kedepan sangat kompleks sehingga perlu kesiap-siagaan jajaran Bawaslu untuk mengantisipasi potensi pelanggaran, tugas dari Bawaslu secara berjenjang kebawah adalah mengawasi serta mengkontrol dan mencegah pelanggaran, menegakkan demokrasi dari, oleh dan untuk rakyat,” jelas Nafiah.

Lebih lanjut, H M Nafiah Ibnor mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bawaslu Kabupaten Kapuas dan jajarannya dalam melakukan persiapan kelembagaan menjelang pemilihan Kepala Daerah pada tahun 2020. Dirinya berharap agar Bawaslu Kabupaten Kapuas dapat melakukan pencegahan pelanggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020 serta memberikan pemahaman kepada masyarakat cara pencegahan pelanggaran tersebut sehingga masyarakat memahami dan tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas.

Ditempat yang sama, Koordinator sumber daya manusia dan organisasi Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah Tity Yukrisna yang membacakan sambutan dari Ketua Bawaslu Republik Indonesia menyampaikan bahwa pembentukan Panwas Kecamatan dilakukan guna menghasilkan sumber daya manusia yang betul-betul siap mendedikasikan seluruh kemampuan dan kapasitasnya untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan. Selain faktor integritas dan kridibilitas, pengetahuan dan wawasan terkait pemilihan juga keterampilan seseorang panwas kecamatan dituntut untuk menguasai keterampilan dasar seperti kemampuan menggunakan komputer.

Tity Yukrisna menerangkan bahwa tantangan dalam penyelenggaraan dengan berdasarkan bentangan sejarah pelaksanaan pemilihan sangatlah berbeda dibandingkan dengan penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut dipengaruhi oleh tipologi aktor politik, relasi-relasi antar aktor politik, potensi konflik dan lain sebagainya tentunya diperlukan kualitas, integritas dan kridibilitas panwa kecamatan sehingga pemilihan dapat berjalan secara demokratis, langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil.

“Panwas kecamatan terpilih adalah orang pilihan yang sesuai ekspektasi kita semua, keterpilihan sahabat-sahabat panwas kecamatan melalui kompetisi yang sehat, saya mengucapkan selamat datang di keluarga besar Bawaslu. Kita semua akan bekerjasama dalam melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban untuk terselenggaranya pemilihan tahun 2020 yang demokratis, langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil,” ungkap Tity.

Pada kesempatan itu, Ketua Panwas Kecamatan Kabupaten Kapuas, Libu dalam laporannya menjelaskan rekruitment yang telah dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Kapuas sebelumnya diikuti oleh sebanyak 218 orang pendaftar dengan dua orang dinyatakan tidak lulus berkas. 216 pendaftar yang lulus kemudian mengikuti tes tertulis dan wawancara dan menghasilkan 51 orang yaitu disetiap Kecamatan di Kabupaten Kapuas akan diawasi oleh tiga orang. Mereka akan bekerja selama kurang lebih sembilan bulan terhitung dari bulan Januari 2020. (hmskmf)

Gusti Mahfuz

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook