Program Generasi Sehat dan Cerdas di Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Rikah Mustika, 16 Januari 2018 14:22, Dibaca 1,307 kali.


MMC Kalteng - Dalam acara studi banding Gerakan Sehat dan Cerdas (GSC), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Degelasi Pemerintah Nepal melakukan pertemuan di Aula Eka Hapakat kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (16/1/2018). Acara tersebut membahas mengenai GSC yang ada di Kalimantan Tengah. Acara dihadiri 8 orang dari berbagai bidang di Nepal, 1 orang dari Bank Dunia Amerika, serta kepala dinas dari SOPD terkait.

Konsultan Manajemen Provinsi menyampaikan dalam paparannya, tujuan program GSC yaitu untuk mendorong partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan serta mendorong kemandirian masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Menerima Bantuan Kemasyarakatan Berupa Hewan Sapi Dari Presiden )

Diharapkan dengan adanya program GSC ini dapat mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan ibu dan anak dan mempermudah akses layanan pendidikan dasar termasuk anak berkebutuhan khusus. Isu dari program GSC adalah akses layanan kesehatan ibu dan anak untuk intervensi 1000 hari pertama kehidupan, penanganan anak karena kekurangan asupan gizi, peningkatan kesehatan ibu/pengurangan angka kematian ibu melahirkan, pengurangan angka kematian bayi dan balita, serta peningkatan pendidikan dan dasar dan pendidikan anak usia dini.

Salah satu tantangan dalam melaksanakan Program GSC yaitu perhatian terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak belum menjadi prioritas utama pemerintahan desa. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu adanya pendekatan langsung fasilitator terhadap pemerintahan desa dan mendorong pelibatan secara aktif dalam pelaksanaan pertemuan-pertemuan di desa.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menyampaikan dalam paparannya, dasar pelaksanaan Program GSC di Kalimantan Tengah yaitu UU No. 23 Tahun 2014, PP No. 7 Tahun 2008, Permendesa No. 20 Tahun 2017, dan keputusan Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi No. 33.1 Tahun 2017 dan No. 34 Tahun 2017.

Tugas dan tanggungjawab satuan kerja Provinsi GSC yaitu untuk mengelola pelaksanaan Dekonsentrasi GSC, mengelola dana Dekonsentrasi, mengelola pengadministrasian dan penyaluran dana Dekonsentrasi GSC, mengajukan usulan tambahan biaya, melakukan rekrutmen untuk kebutuhan fasilitator GSC, mengelola kotrak individual fasilitator dan administrasi kontraktual, membina dan mengendalikan personil fasilitator dan pelaksanaan urusan bersama, serta menyusun laporan dekonsentrasi (Rikah / Foto : Asep)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook