MMCKalteng – Badan Restorasi Gambut (BRG)  menggelar Rapat Koordinasi Tim Restorasi Gambut Daerah tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 bertemakan "Dengan Restorasi Gambut Kita Pulihkan Lingkungan dan Masyarakat Sejahtera Menuju Kalteng BERKAH" di Ballroom Hotel Aquarius Boutique, Kamis (6/12). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, S. Hut., M.P yang dalam hal ini mewakili Gubernur Kalimantan Tengah dan hadir pula Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia Deputi II Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Dr. Alue Dohong.

Mulai Tahun 2017-2018 Pemerintah sudah mempunyai anggaran Pendapatan Belanja Negara yang dilakukan di masing-masing Provinsi sebagaimana yang diketahui bahwa target Restorasi Gambut berada di 7 (Tujuh) Provinsi yaitu Pulau Sumatera yang berada di Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan 3 berada di Pulau Kalimantan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Provinsi Papua, pungkas Alue Dohong dalam sambutannya.

(Baca Juga : Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah dan Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Berpartisipasi Pesta Demokrasi Pilkada)

Deputi II Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan BRG RI berharap melalui kegiatan Restorasi Gambut Tahun 2018 ini yaitu dapat  memperoleh gambaran umum tentang keberhasilan atau capaian kegiatan Restorasi Gambut di Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 dan juga menyajikan rencana atau rancangan kegiatan untuk Tahun 2019. Selain itu, melalui kegiatan restorasi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai tempat untuk berbagi  mengenai tantangan, pengalaman, hambatan serta cara mengatasi masalah yang terjadi.  Dan terakhir, dengan melibatkan Kabupaten dan para pihak yang dari Kabupaten prioritas, diharapkan ada rasa memiliki dari perencanaan dan juga pelaksanaan agar bisa lebih aktif dalam berperan dan juga berkoordinasi dalam menitoring kegiatan.

Ditambahkan lagi oleh Fahrizal Fitri, S. Hut., M.P dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi Tim Restorasi Gambut Daerah tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak terutama BRG yang telah melakukan upaya restorasi di beberapa Kabupaten/Kota yang masuk dalam Prioritas Restorasi Gambut. Mengingat bencana kabut asap yang terjadi pada tahun 2015 lalu, bahwa kebakaran hutan dan lahan memberikan dampak kerugian yang sangat besar baik dari segi ekonomi terlebih dari segi ekologis. Kerusakan ekologi lahan gambut di Kalimantan Tengah disebabkan oleh dua hal yaitu pembukaan drainase/kanal pada saat proyek PLG 1 juta Ha dan kebakaran lahan.

Sekda Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan harapannya yaitu dengan restorasi hidrologi gambut yang telah dan akan dilakukan pada semua KHG gambut di wilayah Kalimantan Tengah dapat menaikan tinggi muka air tanah gambut setinggi mungkin, yang pada akhirnya dapat membasahi gambut untuk mengurangi resiko kebakaran dan meningkatkan kelembaban tanah untuk pertumbuhan vegetasi, menurunkan emisi gas rumah kaca. Selain itu, dengan adanya restorasi gambut diharapkan yang telah dilaksanakan sejak Tahun 2017 akan mempercepat Kalteng BERKAH.(Foto:Yudis)


Berita Terbaru

Berita Lainnya +