Hari Jadi ke-67 Kobar, Gubernur Agustiar Dorong Kolaborasi dan Kemandirian Daerah

Kontribusi dari Rikah Mustika, 06 Oktober 2026 09:58, Dibaca 43 kali.


MMCKalteng – Pangkalan Bun – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mendorong Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperkuat kolaborasi dan kemandirian daerah sebagai fondasi pembangunan yang semakin maju, merata, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Agustiar saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kobar Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Selasa (6/10/2026).

(Baca Juga : Target 100 Hari Gubernur Kalteng Terlampaui dengan Baik, Capaian Di Atas Harapan)

Agustiar mengatakan, kemajuan Kobar hingga usia ke-67 merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai elemen masyarakat. Karena itu, momentum hari jadi perlu menjadi penguat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam melanjutkan pembangunan.

"Peringatan hari jadi ke-67 ini hendaknya kita jadikan momentum memperkuat semangat kebersamaan, semangat Huma Betang. Tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan," ujar Agustiar.


Semangat tersebut sejalan dengan tema “Inovasi dan Kolaborasi untuk Kobar Makin Jaya”. Gubernur mengajak pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat bersama-sama mendorong pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga wilayah pedalaman.

"Kita semua harus bersinergi dan berkolaborasi bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang semakin adil dan merata, dari pedalaman hingga perkotaan," katanya.

Selain kolaborasi, Agustiar menekankan pentingnya kemandirian daerah berbasis potensi dan kearifan lokal. Sumber daya alam, produk lokal, UMKM, pariwisata, ketahanan pangan, serta kekayaan budaya harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

"Daerah maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak kehilangan jati diri," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak masyarakat mendukung program Pemerintah Provinsi Kalteng, termasuk Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di Kobar, sebanyak 13.028 KPM tercatat sebagai penerima KHBS. Masyarakat juga diajak mendukung program prioritas pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.


Di tengah musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026, Agustiar turut mengingatkan masyarakat mengenai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

"Saya meminta masyarakat tetap tenang namun waspada, saling peduli dan saling menjaga. Baik perusahaan maupun masyarakat tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar," pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya sebatas pemadaman, tetapi harus mencakup perlindungan terhadap masyarakat terdampak melalui penyediaan rumah oksigen, masker, multivitamin, air bersih, dan bantuan lainnya.

"Penanganan karhutla bukan hanya soal pemadaman. Pemerintah harus hadir membantu masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kalteng Thisia Agustiar Sabran, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Bupati dan Wakil Bupati Kobar beserta jajaran, unsur Forkopimda Kobar, Bupati dan Wali Kota se-Kalteng atau yang mewakili, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng. (Rkh/Foto:Rid)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter