Plt. Gubernur Kalteng Minta Satpol PP Untuk Menghentikan Lomba Menyauk yang Digelar di Halaman Museum Balanga Kota Palangka Raya

Kontribusi dari Widia Natalia, 18 November 2020 13:17, Dibaca 82 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) melakukan  penghentian kegiatan lomba menyauk lauk atau menangkap ikan menggunakan jaring, bertempat di Halaman Museum Balanga Kota Palangka Raya, Rabu (18/11/2020). Penghentian kegiatan lomba berdasarkan Perintah dari Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya yang meminta Satpol PP menghentikan Lomba menyauk lauk bagi pelajar, mengingat belum ada Rekomendasi dari Satgas Covid-19 Provinsi dan Kota Palangka Raya.

Pembubaran tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Kepala Museum Balanga Palangka Raya Hasanudin dan kordinator kegiatan Jimmy. Lomba menyauk lauk ini rencananya akan diselenggarakan selama dua hari yakni pada Tanggal 17-18 November 2020.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Jelaskan Dua Parameter SDM Unggul Untuk Dapat Maju, Bersaing, dan Bertahan di Era Global)

Pihak Satpol PP yang hadir dalam kegiatan penghentian lomba tersebut menyampaikan bahwa kegiatan lomba yang seyogyanya direncanakan pada Rabu, 18 November 2020 tetap tidak boleh dilaksanakan. Hal ini disebabkan situasi saat ini, dimana kasus Covid-19 di Kalteng sedang mengalami kenaikan. Acara ini tetap tidak dilaksanakan sampai kondisi Kota Palangka Raya dikatakan aman.

Hal senada disampaikan, Kepala Satpol PP Prov. Kalteng Baru I Sangkai yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan permohonan maaf atas pembubaran kegiatan lomba tersebut. 

“Kami dari Pemerintah Prov. Kalteng mohon maaf atas ketidaknyaman ini”, ucap Baru I Sangkai.

Kepala Satpol PP Prov. Kalteng Baru I Sangkai menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para pelajar yang hadir di tempat kegiatan lomba untuk dapat berperan serta mencegah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan senantiasa menerapkan prokes yakni melakukan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak aman 1-2 meter dan mencuci tangan sesering mungkin.

Sebelumnya, pada Tanggal 17 November 2020, puluhan personel gabungan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya dan Satgas Aman Nusa Polresta Palangka Raya telah menghentikan kegiatan lomba ini. Penghentian ini dilakukan disebabkan karena ratusan massa yang hadir, tidak bisa menjaga jarak karena lokasi yang sangat terbatas sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya kluster baru penularan Covid-19.(WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook