Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 17 September 2026 09:58, Dibaca 186 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, meninjau kondisi akses jalan sekaligus memantau situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sepanjang jalur dari arah Kuala Pembuang menuju Desa Tanjung Rangas, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur sekaligus memetakan wilayah yang berpotensi terdampak karhutla.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Seruyan didampingi Wakil Ketua I DPRD Seruyan, perwakilan Polres Seruyan, sejumlah kepala perangkat daerah, serta Tim Satgas Karhutla. Di sepanjang perjalanan, rombongan menemukan sejumlah titik yang mengalami kebakaran lahan dan indikasi titik api.
(Baca Juga : Tiga Putri Jebolan PAPIPAR Kalteng Sabet Juara Nasional)
Bupati Seruyan mengatakan, akses jalan tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat yang berada di sejumlah desa di sekitar Kuala Pembuang. Selain mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat, keberadaan jalan juga dinilai penting untuk mempercepat mobilisasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Hari ini kita mencoba menelusuri jalan yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Seruyan. Jalan ini pada dasarnya sangat penting bagi beberapa masyarakat di desa-desa sekitar Kuala Pembuang. Di sisi lain, kita juga melihat situasi dan kondisi terkait kejadian kebakaran lahan dan hutan. Dalam perjalanan, kita menyaksikan ada beberapa titik api dan juga lahan-lahan yang berhasil terbakar,” ujar Ahmad Selanorwanda.
Menurutnya, hasil peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan pemetaan wilayah rawan karhutla sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam peningkatan infrastruktur ke depan. Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, tetapi juga mendukung akses penanganan karhutla agar dapat dilakukan lebih cepat.
“Kita tentu melihat situasi dan kondisi ini untuk kita orientasikan bahwa pemetaan kebakaran di Kabupaten Seruyan ternyata ada di sekitar sini. Sehingga ke depan jalan ini harus kita perbaiki. Bila ada kebakaran di sekitar hutan dan lahan, tentu akan lebih cepat kita menangani kebakaran itu,” jelasnya.
Bupati menambahkan, setelah ditetapkannya status darurat karhutla dan kekeringan, pemerintah perlu mengetahui kondisi di berbagai wilayah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kejadian yang dapat berkembang. Menurutnya, pembangunan infrastruktur ke depan perlu dilakukan secara terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya penanggulangan bencana.
“Kita ingin melihat badan jalan yang telah dibangun untuk ke depan kita tingkatkan. Pembangunan jalannya untuk masyarakat dalam mendukung perekonomian, tetapi juga pembangunan jalan ini membuka akses bila terjadi kebakaran untuk masa-masa mendatang,” katanya.
Usai melakukan peninjauan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Balai Desa Tanjung Rangas. Di lokasi tersebut dilaksanakan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan karhutla serta dampak kekeringan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan vitamin, masker, dan sejumlah perlengkapan kepada warga sekitar sebagai bentuk dukungan dalam menghadapi kondisi kabut asap dan kekeringan. Bupati mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga hutan, lahan, dan lingkungan serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran.
“Hutan, lahan, dan lingkungan menjadi kewajiban kita semua. Dibutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat untuk terlibat menjaga, mengantisipasi, sekaligus memitigasi risiko terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Pemerintah daerah, institusi lainnya, sampai seluruh masyarakat mempunyai peran penting untuk bersama-sama menjaga dan mengatasi apabila terjadi kebakaran,” pungkasnya. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.