Sekilas Info
Kontribusi dari Kominfo Pulang Pisau, 11 September 2026 16:26, Dibaca 109 kali.
MMCKalteng - Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal tersebut disampaikan Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i, dalam Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Pos Lapangan (Poslap) Karhutla Jekan Raya, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).
Dalam sesi diskusi, Bupati Pulang Pisau menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB sejak awal penanganan karhutla, baik berupa bantuan personel maupun peralatan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam menghadapi dan menangani karhutla di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
(Baca Juga : Dukung Kemandirian Difabel, Pertuni Cabang Barsel Gelar Pelatihan Pijat)
Bupati menyampaikan bahwa kondisi karhutla di wilayah Tumbang Nusa saat ini telah berhasil dikendalikan. Hal tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari personel TNI dan Polri, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, hingga unsur kehutanan yang bersama-sama melakukan penanganan di lapangan.
“Tidak bisa kita bekerja sendiri. Tidak ada Superman, yang ada Super Team,” ujar Bupati Pulang Pisau, mengutip pesan yang kerap disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah.
Ia menegaskan, penanggulangan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak karena persoalan tersebut tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto, mendorong pemerintah daerah untuk mulai mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla pada tahun 2027.
Kabupaten Pulang Pisau diminta segera mengusulkan kebutuhan pembangunan sarana sumber air, seperti sumur bor dan embung, terutama pada titik-titik yang selama ini rawan terjadi karhutla.
Menurutnya, ketersediaan sumber air di lokasi rawan akan mempermudah proses penanganan apabila terjadi kebakaran di kemudian hari. Selain itu, sarana pendukung juga perlu dipersiapkan secara memadai sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.
Kepala BNPB menegaskan bahwa upaya tersebut tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan secara langsung, namun setidaknya dapat meningkatkan kesiapsiagaan daerah.
Dengan perencanaan dan penyediaan sarana prasarana sejak dini, Kabupaten Pulang Pisau diharapkan semakin siap menghadapi potensi karhutla pada tahun-tahun mendatang.
Rapat tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Suharyanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah. (Diskominfostandi Pulang Pisau/Faisal/Barsel)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.