Tingkatkan Pelayanan, BPP Aruta Pasang Listrik Tenaga Surya

Kontribusi dari Muhammad Agusta Wijaya, 13 Agustus 2018 12:39, Dibaca 346 kali.


MMC Kalteng - Dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja pegawai serta sarana penunjang kelancaran proses pekerjaan di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Arut Utara (Aruta), Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan pengadaan listrik tenaga surya. Pemasangan instalasi listrik tenaga surya dengan kapasitas solar panel MSP-200 watt, power inventer 500 watt yang dialokasikan melalui APBD itu dilakukan pada Kamis (9/8) kemarin.

Kepala Sub Bagian UKP DTPHP Nunik Supartini yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/8) mengatakan, lampu tenaga surya ini nantinya diharapkan bisa membantu memperlancar pekerjaan khususnya penyuluh di kantor BPP Aruta. Selain itu dengan penggunaan sistem tenaga surya, akan diperoleh keuntungan lainnya, mengingat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan energi terbarukan yang tidak pernah habis, selain menghemat listrik dalam jangka panjang juga dapat mengurangi pemanasan global, bersih dan ramah lingkungan, praktis dalam perawatan, umur panel surya yang panjang, tidak tergantung dengan PLN, dan sangat cocok untuk daerah-daerah pelosok seperti Kecamatan Aruta.

(Baca Juga : Bupati Kapuas Kukuhkan Pengurus Karang Taruna dan KIM )

Nunik Supartini menambahkan, bahwa DTPHP berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada kantor-kantor yang jauh dan terpencil, yang tidak dapat dijangkau oleh jaringan listrik PLN karena kondisi geografis dengan pengadaan PLTS ini.

Terpisah, saat hubungi melalui sambungan telepon, Kepala BPP Aruta Ponco Suhendrio, mengatakan bahwa pengadaan listrik ini akan meningkatkan kinerja dan pelayanan di kantornya. “Kami sangat bersyukur dengan adanya listrik tenaga surya ini, sangat membantu kelancaran tugas kami, terimakasih kepada Kepala DTPHP Kamaludin dan Sekretaris DTPHP Tengku M Aqil yang sudah mengupayakan adanya listrik tenaga surya ini,” ucap Ponco.

Beliau pun mengatakan bahwa selama ini penyuluh yang berkantor di BPP Aruta kesulitan mendapatkan sumber daya listrik untuk menjalankan aktivitasnya, terutama dalam menyalakan komputer untuk pembuatan laporan. Kemampuan genset yang dimiliki BPP Aruta sangat terbatas untuk pemakaian jangka panjang, selain itu juga terkendala bahan bakar yang mahal.

Saat ini di BPP Aruta telah terpasang lampu 5 titik dan stop kontak 1 titik. Listrik tenaga surya ini dipakai untuk menyalakan 1 unit komputer PC. Meskipun terbatas, Ponco Suhendrio mengaku puas dan tidak khawatir lagi apabila terjebak hujan sehingga harus pulang malam hari karena sudah ada penerangan listrik. Kemudian beliau juga menambahkan pentingnya perawatan panel surya. "Perawatan juga penting terutama untuk membersihkan panel surya," ujarnya. (Humas Dskominfo Kobar/Syarif HD/DTPHP)

Muhammad Agusta Wijaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook