Sekilas Info
Kontribusi dari Dinas Pendidikan Prov. Kalteng, 15 September 2026 15:33, Dibaca 108 kali.
MMCKalteng - PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah kondisi kabut asap tidak membuat aktivitas guru di Kalimantan Tengah berhenti. Melalui Kelas Digital Huma Betang, para guru terus menyiapkan dan membagikan materi pembelajaran secara digital agar murid tetap mendapatkan bahan belajar dari rumah. Selasa (15/9/2026).
Berdasarkan data pada dashboard pemantauan Kelas Digital Huma Betang tercatat 100 modul ajar digital dan BDR guru telah tersedia dalam sistem. Materi tersebut berasal dari berbagai satuan pendidikan dan mencakup beragam mata pelajaran.
(Baca Juga : ASN Dislutkan Prov Kalteng Telah Divaksin Tahap 1)
Modul pembelajaran tersedia dalam berbagai bentuk, di antaranya dokumen PDF, Google Drive hingga Google Docs. Kehadiran bahan ajar digital ini memberikan alternatif bagi murdi untuk mengakses materi pembelajaran tanpa harus datang ke sekolah.
Materi yang tersedia juga cukup beragam, mulai dari Matematika, Bahasa Inggris, Geografi, Fisika, PPKn, Pendidikan Agama, Seni Budaya hingga Coding. Hal ini menunjukkan bahwa guru tetap berupaya menjaga keberlangsungan pembelajaran sesuai mata pelajaran masing-masing.
Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo mengatakan, kondisi karhutla tidak boleh membuat proses pendidikan terhenti. Digitalisasi menjadi salah satu solusi agar guru tetap dapat memberikan pembelajaran kepada murid dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kita ingin memastikan anak-anak tetap belajar. Ketika kondisi belum memungkinkan untuk tatap muka, guru harus tetap hadir melalui pembelajaran digital dan materi yang bisa diakses siswa dari rumah.”
Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga mendorong guru untuk semakin kreatif dalam menyiapkan pembelajaran. Kelas Digital Huma Betang tidak hanya menjadi ruang pertemuan virtual, tetapi juga menjadi wadah penyimpanan dan berbagi bahan ajar sehingga proses belajar dapat terus berlangsung meskipun murid berada di rumah.
(Rzn/Foto: Media Disdik)
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.